Satu Lagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Warga Tapteng Tutup Usia, Ada Riwayat Perjalanan dari Karo
Oleh : Radar Medan | 19 Apr 2020, 16:56:45 WIB | 👁 1912 Lihat Kesehatan
Keterangan Gambar : Pasien dikebumikan oleh petugas medis sesuai dengan protokol kesehatan
RADARMEDAN.COM, TAPANULI TENGAH - Satu warga Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tutup usia dan telah dikebumikan dengan mengikuti prosedur kesehatan secara protokol pemulasaran jenazah COVID-19 yang dilakukan oleh pihak RSUD Pandan di Muara Nibung Kecamatan Pandan pada Minggu (19/04/2020) pagi.
Hal ini disampaikan oleh Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani yang juga selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) di Tapteng melalui Kepala Dinas Kesehatan Tapteng Nursyam di Dinas Kesehatan Tapteng, Minggu (19/04/2020) sore. Kadis Kesehatan Tapteng mengatakan riwayat perjalanan pasien tersebut pulang dari Kabanjahe Kabupaten Karo.
“Pada kesempatan ini, Bupati Tapanuli Tengah Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani mengucapkan atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, pribadi dan keluarga turut berduka cita dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan kekuatan,” kata Kadis Kesehatan Tapteng menyampaikan pesan turut belasungkawa dari Bupati Tapanuli Tengah.
“Pasien adalah laki-laki warga Kecamatan Sarudik Kabupaten Tapanuli Tengah, baru tiba dari Kabupaten Karo. Kronologisnya, pada Sabtu 18 April 2020 pukul 03.00 WIB dini hari pasien tiba di RSUD Pandan dengan keluhan batuk, meriang, tenggorokan gatal, sesak nafas, mual, muntah, dan ronchi. Selanjutnya, pihak RSUD Pandan melakukan pemeriksaan kesehatan dan dilakukan rapid test. Hasil rapid test negatif COVID-19. Dilakukan foto thorax, hasil rontgen pasien tersebut adalah pneumonia bilateral, diagnosanya sepsis ec pneomonia, TB Paru lesi luas, dan ditetapkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP),” ungkap Kadis Kesehatan Tapteng Nursyam.
Nursyam menambahkan, pasien dirawat di Ruang Isolasi RSUD Pandan. Kemudian, kondisi pasien memburuk dan segera dirujuk ke RS Martha Friska Medan pada pukul 23.00 WIB. Pada Minggu pukul 02.00 WIB, pasien tutup usia di perjalanan menuju Medan, tepatnya di Siborong-borong Kabupaten Tapanuli Utara.
"Tadi Minggu pagi sekitar pukul 09.00 WIB hingga 10.00 WIB pasien tersebut dikebumikan oleh Petugas Medis dari RSUD Pandan di Muara Nibung Kecamatan Pandan secara protokol pemulasaran jenazah COVID-19,”ujar Kadiskes.
Selanjutnya, Kadis Kesehatan Tapteng Nursyam, juga mengatakan masyarakat untuk benar-benar melaksanakan imbauan pemerintah. Jika ada keluhan sakit agar segera melaporkan ke fasilitas kesehatan terdekat termasuk mengungkapkan riwayat perjalanannya kepada petugas kesehatan.
Sebelumnya, satu orang PDP asal Tapteng tutup usia pada 8 April 2020 di RS Pirngadi Medan dan Dinas Kesehatan Tapteng sedang menunggu hasil SWAB dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.(Hery Manalu /PR).
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .