Satu Lagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Warga Tapteng Tutup Usia, Ada Riwayat Perjalanan dari Karo

Oleh : Radar Medan | 19 Apr 2020, 16:56:45 WIB | 👁 1913 Lihat
Kesehatan
Satu Lagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Warga Tapteng Tutup Usia, Ada Riwayat Perjalanan dari Karo

Keterangan Gambar : Pasien dikebumikan oleh petugas medis sesuai dengan protokol kesehatan


RADARMEDAN.COM, TAPANULI TENGAH - Satu warga Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tutup usia dan telah dikebumikan dengan mengikuti prosedur kesehatan secara protokol pemulasaran jenazah COVID-19 yang dilakukan oleh pihak RSUD Pandan di Muara Nibung Kecamatan Pandan pada Minggu (19/04/2020) pagi. 

Hal ini disampaikan oleh Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani yang juga selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) di Tapteng melalui Kepala Dinas Kesehatan Tapteng Nursyam di Dinas Kesehatan Tapteng, Minggu (19/04/2020) sore. Kadis Kesehatan Tapteng mengatakan riwayat perjalanan pasien tersebut pulang dari Kabanjahe Kabupaten Karo.

“Pada kesempatan ini, Bupati Tapanuli Tengah Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani mengucapkan atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, pribadi dan keluarga turut berduka cita dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan kekuatan,” kata Kadis Kesehatan Tapteng menyampaikan pesan turut belasungkawa dari Bupati Tapanuli Tengah.

“Pasien adalah laki-laki warga Kecamatan Sarudik Kabupaten Tapanuli Tengah, baru tiba dari Kabupaten Karo. Kronologisnya, pada Sabtu 18 April 2020 pukul 03.00 WIB dini hari pasien tiba di RSUD Pandan dengan keluhan batuk, meriang, tenggorokan gatal, sesak nafas, mual, muntah, dan ronchi. Selanjutnya, pihak RSUD Pandan melakukan pemeriksaan kesehatan dan dilakukan rapid test. Hasil rapid test negatif COVID-19. Dilakukan foto thorax, hasil rontgen pasien tersebut adalah pneumonia bilateral, diagnosanya sepsis ec pneomonia, TB Paru lesi luas, dan ditetapkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP),” ungkap Kadis Kesehatan Tapteng Nursyam. 

Nursyam menambahkan, pasien dirawat di Ruang Isolasi RSUD Pandan. Kemudian, kondisi pasien memburuk dan segera dirujuk ke RS Martha Friska Medan pada pukul 23.00 WIB. Pada Minggu pukul 02.00 WIB, pasien tutup usia di perjalanan menuju Medan, tepatnya di Siborong-borong Kabupaten Tapanuli Utara. 

"Tadi Minggu pagi sekitar pukul 09.00 WIB hingga 10.00 WIB pasien tersebut dikebumikan oleh Petugas Medis dari RSUD Pandan di Muara Nibung Kecamatan Pandan secara protokol pemulasaran jenazah COVID-19,”ujar Kadiskes. 

Selanjutnya, Kadis Kesehatan Tapteng Nursyam, juga mengatakan masyarakat untuk benar-benar melaksanakan imbauan pemerintah. Jika ada keluhan sakit agar segera melaporkan ke fasilitas kesehatan terdekat termasuk mengungkapkan riwayat perjalanannya kepada petugas kesehatan.

Sebelumnya, satu orang PDP asal Tapteng tutup usia pada 8 April 2020 di RS Pirngadi Medan dan Dinas Kesehatan Tapteng sedang menunggu hasil SWAB dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.(Hery Manalu /PR). 


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas