Saat Tunaikan Zakat Fitrah di Masjid, Walikota Medan Imbau Warga Lakukan Prokes
Oleh : Radar Medan | 12 Mei 2021, 08:25:00 WIB | 👁 1905 Lihat Berita Kota
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution,SE.,MM menunaikan kewajiban membayar zakat fitrah di Masjid Istiqomah, jalan Denai, Kel. Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, Selasa (11/5) malam.
Kehadiran Wali Kota Medan bersama Ketua TP PKK Kota Medan, Ny. Kahiyang Ayu M. Bobby Afif Nasution di Masjid tersebut disambut antusias oleh para jamaah yang telah selesai melaksanakan sholat tarawih.
Wali Kota Medan membayarkan zakat fitrahnya untuk satu keluarga yang terdiri dari istri dan kedua buah hatinya yaitu Sedah Mirah Nasution dan Panembahan Al Nahyan Nasution.
Selain membayar zakat fitrah, dalam kesempatan tersebut Wali Kota Medan juga menghimbau kepada para jamaah yang hadir agar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat ditengah masih mewabahnya covid-19 di kota Medan. Wali Kota Medan ingin agar apa yang terjadi di India menjadi pelajaran dan contoh bagi masyarakat kota Medan.
"Tsunami covid-19 di India menjadi contoh bagi kita semua, dimana salah satu penyebabnya karena kegiatan keagamaan. Karena itulah saya tidak ingin kegiatan agama kita di bulan suci ramadhan dipersalahkan dan dianggap sebagai cluster penyebaran Covid-19," kata Wali Kota Medan.
Wali Kota Medan juga menghimbau kepada masyarakat agar nantinya tidak melaksanakan takbiran secara berkeliling tetapi cukup dilakukan di dalam Masjid saja.
"Saya menghimbau kepada para jamaah agar kita takbiran didalam Masjid saja, jangan melakukan konvoi agar kita tidak dipersalahkan sebagai penyebar Covid-19," imbau Wali Kota Medan sembari menyampaikan bahwa di tahun ini Pemko Medan tidak menggelar sholat Idul Fitri di lapangan terbuka.
Disamping itu Wali Kota Medan juga menyampaikan program Pemko Medan terkait pendirian Masjid mandiri kepada para jamaah yang hadir. Artinya kedepanya Masjid-Masjid di Kota Medan tidak hanya sebagai tempat ibadah saja, melainkan juga sebagai tempat peradaban umat dan pusat ekonomi keumatan.
"Dengan dibentuknya Masjid mandiri sebagai tempat peradaban umat dan pusat ekonomi keumatan, saya berharap dapat membantu meningkatkan kemakmuran Masjid tersebut dan para jamaahnya."harap Wali Kota Medan.
Namun Wali Kota Medan juga menyadari untuk mewujudkan Masjid mandiri tersebut perlu dukungan dari semua pihak baik itu masyarakat dan juga organisasi islam lainya.
"Pemko Medan tidak akan dapat mewujudkan Masjid mandiri sendiri, perlu adanya dukungan dari semua pihak baik itu masyarakat ataupun organisasi islam yang ada di Kota Medan."ungkap Wali Kota Medan yang juga turut didampingi oleh Plt Asisten Pemerintahan dan Sosial, Khairul Syahnan, Kasat Pol PP, M. Sofyan, Kepala Dinas Perhubungan, Iswar, Plt Kabag Agama, Khoiruddin Rangkuti dan Camat Medan Denai, Muhammad Ali Sipahutar. (Kominfo /PR)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .