Rusia akan Aktifkan Dua Asetnya yang Ada di Kota Medan
Oleh : Radar Medan | 26 Nov 2020, 11:14:36 WIB | 👁 1348 Lihat Berita Kota
RADARMEDAN.COM - Rusia akan mengaktifkan kembali dua asetnya yang ada di Kota Medan sehingga berfungsi seperti semula. Ada pun kedua aset yang dimilikinya itu berupa kantor konsulat jendra (konjen) yang berlokasi di Jalan Karim MS dan kantor atase pusat perdagangan dan kebudayaan di Jalan Suryo. Dengan diaktifkannya kembali kedua kantor tersebut, diharapkan dapat menangani semua kepentingan Rusia yang ada di ibukota Provinsi Sumatera Utara, termasuk upaya melakukan pengembangan kerjasama.
Hal ini terungkap dalam pertemuan Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Medan Ir Arief Sudarto Trinugroho MT ketika menerima Kepala Kantor Konjen Rusia di Medan Muhammad Fauzi Nasution didampingi Mr Nikolai Tzurov di Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan, Rabu (25/11) petang.
Fauzi menjelaskan, sejak tahun 1949, Rusia telah memiliki kedua kantor tersebut di Kota Medan. Namun sejak keruntuhan negara Uni Soviet, kedua kantor tersebut tidak berfungsi lagi.
"Mungkin karena gamang akan keruntuhan negara Uni Soviet saat itu, kedua kantor tersebut tidak berfungsi. Rencananya ke depan, mereka akan mengaktifkan kembali fungsi-fungsi tersebut, terutama yang paling penting pendidikan," kata Fauzi.
Hal ini kata Fauzi, tidak terlepas karena Indonesia setiap tahunnya mengirimkan 300 orang mahasiswa ke Rusia. Dari jumlah tersebut, ungkapnya, hanya 3 berasal dari Sumut.
"Jadi ini aneh, sebab Rusia hanya punya 3 konsulat di Indonesia yakni Medan, Surabaya dan Bali. Sedangkan konsulat yang paling besar ada di Kota Medan, tapi justru yang paling sedikit mengirimkan mahasiswanya untuk belajar ke Rusia," ungkapnya.
Apalagi imbuh Fauzi, semua negara berlomba-lomba untuk bekerjasama dengan Indonesia. "Itu sebabnya Rusia ingin kembalikan fungsinya bahwa Indonesia merupakan bagian dari sahabat mereka, termasuk Kota Medan. Atas dasar inilah, Rusia ingin mengaktifkan kembali kedua kantor sehingga kerjasama dapat dikembangkan kembali," jelasnya.(humas /PR)
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .