Rico Waas Bacakan Amanat Menkomdigi pada Harkitnas ke-118 Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara
Oleh : Radar Medan | 20 Mei 2026, 08:47:59 WIB | 👁 417 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, Selasa (20/5/2026).
RADARMEDAN.COM - MEDAN. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, Selasa (20/5/2026). Peringatan tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.”
Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa semangat kebangkitan nasional harus terus dijaga di tengah perubahan zaman, terutama menghadapi tantangan era digital dan derasnya arus informasi global.
“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas nikmat kesehatan dan kesempatan-Nya kita dapat hadir bersama memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-118,” ujar Rico Waas saat membacakan amanat Menkomdigi.
Disebutkan, momentum Harkitnas tidak terlepas dari sejarah berdirinya organisasi Budi Utomo pada tahun 1908 yang menjadi tonggak lahirnya kesadaran kebangsaan Indonesia. Saat itu, perjuangan bangsa mulai bergerak dari perlawanan fisik menuju perjuangan intelektual, diplomasi, serta penguatan organisasi.
“Semangat 1908 menjadi penanda lahirnya kesadaran kolektif untuk bersatu melampaui sekat-sekat kedaerahan demi mewujudkan bangsa yang berdaulat dan bermartabat,” katanya.
Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa kebangkitan nasional merupakan proses dinamis yang harus mampu menyesuaikan diri dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa.
Memasuki tahun 2026, tantangan Indonesia dinilai telah bergeser, bukan hanya soal menjaga kedaulatan teritorial, tetapi juga menjaga kedaulatan informasi serta memperkuat transformasi digital nasional.
Tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” disebut sejalan dengan semangat menjaga generasi muda sebagai aset utama bangsa. Pemerintah menilai kemandirian bangsa hanya dapat diwujudkan melalui persatuan dan penguatan kualitas sumber daya manusia.
Dalam amanat itu juga dipaparkan sejumlah program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, mulai dari program makan bergizi gratis bagi pelajar, pembangunan sekolah rakyat dan sekolah garuda di wilayah afirmasi, hingga peningkatan kualitas guru dan pemberian beasiswa pendidikan.
Di sektor kesehatan, pemerintah disebut terus memperluas layanan cek kesehatan gratis secara masif guna memastikan akses layanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat.
Selain itu, penguatan ekonomi desa juga dilakukan melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diarahkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di tingkat desa. Program tersebut diharapkan mampu mempermudah masyarakat memperoleh akses pupuk, permodalan, distribusi hasil panen, sembako, hingga layanan ekonomi dasar lainnya.
Dalam bidang digital, pemerintah juga menaruh perhatian besar terhadap perlindungan generasi muda di ruang siber melalui penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP Tunas.
Melalui kebijakan tersebut, pemerintah resmi membatasi akses anak di bawah usia 16 tahun terhadap media sosial dan platform digital berisiko tinggi sejak 28 Maret 2026.
“Kita ingin memastikan anak-anak sebagai tunas bangsa mendapatkan ruang digital yang sehat, aman, dan sesuai dengan usia tumbuh kembang mereka,” lanjutnya.
Menutup amanat tersebut, seluruh elemen masyarakat diajak untuk kembali menyalakan semangat kebangkitan nasional melalui penguatan solidaritas sosial, peningkatan literasi digital, dan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
“Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan memastikan Indonesia terus maju menuju bangsa yang berdaulat di tengah persaingan global,” dipungkasinya.
(HM)
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .