Oleh : Radar Medan | 07 Des 2022, 16:50:08 WIB | 👁 2094 Lihat Komunitas
Keterangan Gambar : Sejumlah pimpinan kelompok relawan Jokowi di Sumatera Utara mengadakan pertemuan di Hotel Pardede, Jalan Juanda Medan, Rabu 7/12/2022
RADARMEDAN.COM - Sejumlah pimpinan kelompok relawan Jokowi di Sumatera Utara mengadakan pertemuan di Hotel Pardede, Jalan Juanda Medan, Rabu 7/12/2022.
Pertemuan yang digagasi oleh tokoh relawan Nusantara 4 Jokowi (N4J) DR. RE Nainggolan bekerjasama dengan Rumah Aspirasi Jokowi Maaruf Amin 2019 menghadirkan 32 kelompok relawan yang ada di Sumatera Utara.
Dalam keterangan persnya, DR. RE. Nainggolan, didampingi Koordinator Rumah Aspirasi Jokowi Maaruf Amin 2019, Heryanson Munthe mengatakan setia tegak lurus kepada Jokowi.
" Kami mengamati adanya kelompok bahkan partai yang telah menyatakan dukungan kepada figur tertentu untuk menjadi bakal calon presiden dan calon wakil presiden, semua tentu merupakan hak konstitusional negara, akan tetapi kami relawan Jokowi merasa perlu meneguhkan sikap untuk tidak memberikan dukungan ke siapapun, sesuai pesan pak Jokowi, Ojo kesusu, jangan terburu-buru, karena itu kita tetap satu komando, tegak lurus Jokowi," kata Nainggolan.
Hal senada disampaikan koordinator Rumah Aspirasi Jokowi Maaruf Amin 2019, Heryanson Munthe, bahwa pihaknya tetap menunggu arahan Jokowi.
" Pesan pak Jokowi dari Awal kita fokus mengawal pembangunan, pemulihan ekonomi, serta aktif dilapangan dalam menghempang berkembangnya politik identitas," ucap Munthe
Adapun sejumlah poin yang dirangkum dari hasil diskusi yang dirumuskan oleh tim perumuus diantaranya :
1. Kami tetap setia, tegak lurus, satu komand yang berada dibelakang Presiden Joko Widodo, serta menunggu arahan yang akan diberikan untuk di ikuti dan dipatuhi dalam menentukan sikap kedepan.
2. Mengawal dan menjaga secara aktif agar semua program pemerintahan presiden Joko Widodo terutama yang menjadi prioritas seperti pengangulangan wabah Covid-19, pemulihan ekonomi, pembangunan infrastruktur dan pembangunan Ibu Kota (IKN), agar terlaksana dengan baik.
3. Memegang teguh karakter kuat sebagai relawan Joko WIdodo yang cinta NKRI, setia kepada Pancasila dan UUD 1945, menghargai keberagaman, dan mengedepankan musyawarah dan mufakat.
4. Menjadi garda terdepan untuk mencegah terjadinya perpecahan diantara anak bangsa, menghempang berkembangnya politik identitas dan intoleransi, dan menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika.
5. Senantiasa memelihara soliditas, baik di internal relawan maupun kerjasama dan sinergi dengan komponen pendukung lainnya, dengan menghidupkan komunikasi dan silaturahmi.
Hadir sejumlah kelompok relawan diantaranya : Relawan Bara JP, KAPT, Solmet, Srikadi, GRNI, GPS,WLJ, GMSI, Laskar Pelangi, RPN, BPJS, Foreder, SPI, KKK, JMN, Mazilah, J2P, SBSI, Mabes,Telunjoek, Bejo, Gerobak, PPMC, Projamin, Sedulur, Alrejo, KHTT, PWS, BKAG,SP, Pondok Damar, FP3SU, BKM, dan sejumlah pengurus N4J.
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .