Relawan Jokowi Dukung Gubernur Sumut Ubah Festival Danau Toba

Oleh : Radar Medan | 14 Jan 2020, 07:31:12 WIB | 👁 2671 Lihat
Komunitas
Relawan Jokowi Dukung Gubernur Sumut Ubah Festival Danau Toba

Keterangan Gambar : Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP) Ketika bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo di Parapat beberapa waktu lalu menyampaikan masukan terkait pembangunan Sumatera Utara


RADARMEDAN.COM -  Relawan Jokowi angkat bicara terkait viralnya wacana Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengganti Festival Danau Toba.

Rilis yang diterima media ini (13/1) dari Barisan Relawan Jokowi Presiden Sumatera Utara (BaraJP) Ketua DPD Bara JP Sumut Heryanson Munthe menyatakan mendukung wacana Gubernur.

"Kami yakin Festival Danau Toba tidak akan dihentikan, kami yakin Gubernur telah punya kajian khusus dan akan mengubah pola sosialisasi wisata Danau Toba," papar Heryanson Munthe. 

Seperti diberitakan media dan sedang ramai di media sosial, bahwa Gubernur Sumatera Utara akan meniadakan kegiatan Festival Danau Toba tahun 2020 ini.

Ia menilai kegiatan FDT selama ini tidak maksimal, dimana setiap kegiatan tidak berhasil menarik wisatawan, dan minimnya manfaat dan minat yang diperoleh masyarakat yang menghadiri kegiatan.

"Marilah kita sama-sama mendukung perubahan, beri saran dan masukan kepada Gubernur itu lebih baik demi pengembangan Wisata Danau Toba" kata Munthe.

Seperti kita ketahui Pesta Danau Toba (PDT) diawali sejak 1980an, kemudian kasus terbaliknya KM Peldatari yang membawa ratusan pengunjung Pesta Danau Toba di Tomok, Kabupaten Samosir pada tahun 1997 membuat kegiatan Pesta Danau Toba tidak digelar selama 15 tahun (1998-2010).

Pada Tahun 2013, even ini kemudian kembali digelar dengan nama Festival Danau Toba (FDT) yang direncanakan akan diadakan di kabupaten Kawasan Danau Toba.  Tahun 2013 digelar di Tuktuk-Samosir, kemudian 2014 Balige-Tobasa, 2015 Berastagi-Karo, 2016 Muara-Taput, 2017 Humbanghasundutan, 2018 Silalahi-Dairi, dan terakhir 2019 di Parapat-Simalungun. Kegiatan ini berlangsung berhari-hari, dengan dana diatas 1 M perkegiatan, bahkan ada kegiatan yang hampir mencapai 5 M (Waspada melaporkan, Festival Danau Toba 2015 di Tanah Karo berbiaya Rp4,2 miliar) 

"Bila dilihat dari besarnya anggaran tidak sebanding dengan hasil yang diperoleh. Dugaan kita kepanitiaan tidak dapat memaksimalkan kegiatan karena kurangnya koordinasi dengan pihak-pihak yang faham situasi dan kondisi Danau Toba. Termasuk dengan memaksimalkan masyarakat sekitar dengan melibatkannya secara langsung," papar Heryanson Munthe.

Seyogianya, 7 Kabupaten di Kawasan Danau Toba Tujuh daerah di kawasan Danau Toba, yakni Simalungun, Karo, Samosir, Tapanuli Utara, Dairi, Toba Samosir, Humbanghasundutan harus terlibat secara aktif sebagai tuan rumah utama bagi ke 33 kabupaten Kota, menjadi tuan rumah bagi seluruh Provinsi di Indonesia. 

Berbagai kegiatan yang menjadikan even ini menarik dikunjungi seperti : Tari-tarian, Perlombaan Solu Bolon, Paduan Suara, Lomba Fashion Show, Pameran UKM, Penanaman Pohon, Pameran Ulos, Olaharaga lainya.

"Perbandingan kecil dapat kita lihat dengan kegiatan yang dikelola oleh masyarakat langsung seperti evan 1000 tenda di Paropo, Dairi dan Meat, Tobasa. Dengan biaya minimal, namun dapat memaksimalkan kegiatan dan menarik minat pengunjung," pungkasnya. (PE)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas