Polisi Bagi Sembako untuk 14 Rumah Terdampak Puting Beliung di Sergai
Oleh : Radar Medan | 25 Mei 2025, 16:28:36 WIB | 👁 848 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Polres Serdang Bedagai, bergerak cepat merespons musibah angin puting beliung yang merusak belasan rumah warga di dua kecamatan. Melalui jajaran Polsek Tanjung Beringin dan Polsek Dolok Masihul, bantuan sosial langsung disalurkan kepada para korban pada Sabtu (24/5/2025).
RADARMEDAN.COM, Serdang Bedagai – Polres Serdang Bedagai, bergerak cepat merespons musibah angin puting beliung yang merusak belasan rumah warga di dua kecamatan. Melalui jajaran Polsek Tanjung Beringin dan Polsek Dolok Masihul, bantuan sosial langsung disalurkan kepada para korban pada Sabtu (24/5/2025).
Bencana angin puting beliung yang terjadi sehari sebelumnya, Jumat (23/5), menyebabkan sejumlah rumah warga rusak ringan hingga berat. Di Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serbajadi,
Kapolsek Dolok Masihul AKP H.D. Simanjuntak bersama unsur Forkopimcam setempat meninjau langsung kondisi delapan rumah yang terdampak. Bantuan berupa delapan kotak mi instan, delapan papan telur, dan delapan karung beras ukuran 5 kilogram turut disalurkan.
Adapun rumah yang mengalami kerusakan antara lain milik Painten (75), Jojon, Abdul Rahim, Sumiati, Yatimin, Siti Jahra, Jamil, dan Sri Pristi Wati. Sebagian besar kerusakan terjadi di bagian dapur, ruang tamu, dan atap rumah akibat hempasan angin kencang.
Sementara itu di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Tanjung Beringin, Kapolsek AKP Pamilu H. Hutagaol bersama perangkat desa setempat juga meninjau enam rumah warga yang terdampak. Bantuan sosial berupa enam kotak mi instan, enam karung beras, enam bungkus gula pasir, dan enam bungkus teh diserahkan kepada para korban.
Rumah warga yang terdampak di antaranya milik Marince br Marpaung (55), Wagino, Piara Tarigan, Marita br Nambela, Jonar Butar Butar, dan Rismalide Purba. Sama seperti di lokasi sebelumnya, kerusakan didominasi oleh bagian atap yang terlepas akibat terjangan angin.
Aksi cepat dari jajaran kepolisian ini disambut hangat oleh warga yang menerima bantuan. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian dan kehadiran polisi yang sigap membantu di saat-saat sulit.
Kasi Humas Polres Sergai, IPTU Zulfan Ahmadi, membenarkan kegiatan tersebut dan menyatakan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tapi juga sebagai pelayan dan pelindung di saat bencana.
"Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat luas untuk saling membantu dan peduli terhadap sesama. Sinergi antara aparat dan warga sangat penting dalam mempercepat pemulihan pasca bencana," ujar Zulfan di Mapolres Sergai, Sabtu (24/5).
Sebagai informasi, seluruh rangkaian kegiatan bantuan dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga sore hari. Cuaca di lokasi saat ini telah kembali normal, dan warga mulai membersihkan puing-puing rumah mereka dengan dukungan dari aparat dan warga sekitar.(HM/pe)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .