Oleh : Radar Medan | 09 Nov 2020, 13:09:52 WIB | 👁 5264 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Korban memperlihatkan kaca spionnya yang rusak diduga dipukul oknum berseragam polisi
RADARMEDAN.COM, KARO - Seorang sopir pickup L300 BK 8076 MQ yang mengangkut biji cokelat dari Parongil Kabupaten Dairi menuju ke Medan mengalami perbuatan yang tidak menyenangkan bahkan terjadi perusakan kaca spion mobilnya oleh oknum yang berseragam polisi di simpang tiga Merek.
Pengemudi, Hotdi Sinaga kepada RADARMEDAN.COM mengatakan, saat tiba di simpang Merek ada tiga orang pakaian dinas dan helm polisi melakukan razia. Saat itu oknum polisi tersebut menyetop mobilnya namun karena muatan berat sehingga tidak bisa berhenti mendadak.
"Saat saya tiba di simpang Merek bang, saya distop oleh tiga polisi yang mengaku sedang razia saat itu. Padahal waktu itu sekitar pukul 01:45 WIB, apa mungkin razia tiga orang jam segitu," ujar Hotdi Sinaga kepada RADARMEDAN.COM, melalui pesan, Senin (9/11/2020).
Hotdi menambahkan, saat itu gelap dan oknum tersebut menggunakan baju hijau dan helm polisi namun belum terlihat nama pada oknum tersebut. Malam itu oknum berpakaian polisi tersebut teriak berhenti dan memukul-mukul dinding mobilnya sehingga kaca spion mobil sebelah kanan juga pecah. Setelah berhenti oknum tersebut tidak mendatanginya sehingga memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke arah Kabanjahe.
"Sebenarnya saya niat mau berhenti namun karena muatan berat tidak bisa langsung stop. Saat itulah oknum polisi teriak minta berhenti dan memukul mobil. Saat itu juga teriak minta surat-surat kendaraan namun saya bertanya razia apa subuh begini, oknum polisi tersebut tidak menjawab. Saat itu kaca spion sudah pecah dipukulnya sehingga saat mobil berhenti dia tidak mendatangi saya lagi. Saya akhirnya putuskan melanjutkan perjalanan karena takut sesuatu terjadi, "ujarnya.
Dikonfirmasi Kapolsek Tigapanah, AKP Ramli Simanjorang mengatakan akan lakukan croscek informasi tersebut." Nanti kita croscek dulu ya apa anggota lantas atau pos polisi disana, terimakasih infonya, "kata Kapolsek, Senin(9/11/2020). (red/RT/PR)
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .