Pengalaman Anggota DPRD Sumut Sembuh Covid-19 : Jujurlah dengan Kondisi Kesehatan
Oleh : Radar Medan | 01 Mei 2020, 08:15:35 WIB | 👁 2537 Lihat Kesehatan
RADARMEDAN.COM - Anggota DPRD Sumut, Muhammad Aulia Rizki Agsa merupakan satu di antara pasien positif Covid-19 tanpa gejala yang telah dinyatakan sembuh pada tanggal 4 April yang lalu. Dia sembuh setelah menjalani isolasi dan perawatan selama 21 hari di Rumah Sakit Umum Pusat Haji (RSUPH) Adam Malik Medan.
Berbagi kisah, Aulia menceritakan pengalaman dan hikmah yang ia peroleh selama menjalani perawatan, Kamis (30/4), melalui konferensi video secara live pada Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumut, Kantor Gubsu Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan. Dialog dipandu oleh Jubir GTPP Covid-19 Sumut, Aris Yudhariansyah.
"Salah satu hikmah paling penting yang saya ambil dan ingin bagikan kepada masyarakat Sumut ialah agar jujur dengan kondisi kesehatan masing-masing dan tidak takut untuk memeriksakan diri. Hal ini untuk mengurangi penyebaran virus corona, karena penularannya berlangsung cepat," pesannya.
Dikatakannya, kalau dia tidak cepat berinisiatif dan mengisolasikan diri, karena penularan virus ini sangat cepat, bisa jadi keluarganya, tetangga dan rekan kerjanya juga dapat terpapar Covid-19 ini.
Aulia bercerita ia merasa tidak enak badan seperti masuk angin setelah melakukan kunjungan kerja dari luar provinsi. Setibanya di rumah, ia langsung mengisolasi diri di kamar dan beristirahat. Keesokan harinya, ia inisatif memeriksakan diri ke RSUPH Adam Malik.
"Saya feeling saja, seperti bukan masuk angin biasa. Walaupun tidak ada gejala yang berat, tapi karena riwayat perjalan saya juga banyak dari luar kota. Lebih baik saya periksakan langsung. Saya takut menjadi carrier dan menularkan ke orang banyak," jelasnya.
Selama dirawat di RSUPH Adam Malik, Aulia menceritakan tenaga medis melakukan pelayanan dengan sangat baik. Selain melakukan perawatan dan pengobatan, tenaga medis juga senantiasa memberikan semangat, mengajak berbincang dan menghibur. "Jadi rasa takut dan cemas kita berkurang," ucapnya.
Lebih lanjut, ia juga memberikan pujian kepada GTPP Covid-19 Sumut. Menurutnya, upaya yang dilakukan saat ini sudah bagus khususnya pengalokasian dana Rp1.5 triliun untuk penanganan Covid-19 dengan jumlah Rp500 M untuk termin pertama.
"Penanganan sudah baik tetapi saya ingin beri masukan, khususnya kepada Bapak Gubernur, agar pencegahan juga dilakukan. Isolasi wilayah seperti PSBB mungkin diperlukan karena memang penularan corona ini sangat cepat," ungkapnya memberi saran.
Terakhir kepada masyarakat, Aulia pun berpesan agar kooperatif dengan protokol yang berlaku dan tidak membuat kerumunan, memeriksakan diri setelah melakukan riwayat perjalan atau kontak dengan orang positif Corona, jaga jarak, jaga kebersihan dan kesehatan.(Humas)/PE
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .