Penambang Pasir Diduga Illegal Marak di Tapanuli Utara Kabid PPLH : Tidak ada yang dirugikan
Oleh : Radar Medan | 01 Agu 2022, 15:18:45 WIB | 👁 1809 Lihat Daerah
RADARMEDAN.COM, TAPUT - Maraknya penambang liar yang diduga tidak mempunyai izin galian C di Tapanuli Utara menjadi perhatian khusus bagi masyarakat, khususnya yang berdomisili di seputar tangkahan pengambilan pasir.
Amatan wartawan Radarmedan Sabtu, 30/7/2022 dilokasi yang berbeda yakni desa Pancur Napitu dan desa Siraja Hutagalung masing-masing di kecamatan Siatas barita, serta ada beberapa titik dilokasi lainnya kegiatan penambangan itu memakai mesin sedot.
Kuat dugaan para penambang tersebut tidak memiliki izin galian C.
Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup H Tambunan beberapa kali hendak dikonfirmasi tidak mengindahkan konfirmasi wartawan yang di hubungi melalui WhatsApp.
Untuk memperoleh informasi yang akurat wartawan mencoba mengkonfirmasi Kabid Penataan dan Pentaatan Lingkungan Hidup PPLH Taput Cardo Simajuntak terkait dengan dampak lingkungan hidup terkait adanya kegiatan penambangan pasir di beberapa lokasi tersebut. Ia menjelaskan tidak ada yang dirugikan dalam hal penambangan tersebut, bahkan dirinya sudah servei kelokasi dengan berjalan kaki.
"Saya sudah turun kelokasi dari simpang jembatan Hutagalung sampai kelokasi penambangan sampai sampai rokok saya habis sebungkus berjalan kaki," terangnya.
Namun ditanya apakah tidak ada dampak lingkungan hingga kerusakan jalan akibat muatan mobil mobil yang masuk mengangkut pasir Kabid menyatakan sudah pernah mengumpulkan para penambang.
"Sudah pernah kami kumpulkan mereka termasuk si Hutauruk, bahkan Kabid mengakui adanya kutipan yang dilakukan desa berdasarkan Perdes, dampak lingkungan juga dari adanya aduan masyarakat, tetapi ini tidak ada yang resah, kami juga mengambil sampel bukan dari penambang tetapi dari masyarakat," tambah Cardo.
Ia juga mengakui melakukan sosialisasi personil dari dinas sosial.
"Kami sudah mengundang Camat untuk memetakan wilayah masing-masing yang ada pertambangannya termasuk Siatas Barita, tunggu yah saya telpon dulu teman saya orang Medan semua pasti dia kenal dari Radar tadi kan," ucapnya.
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .