Pemko Pematangsiantar Gelar Rapat Penetapan Kriteria Calon Penerima BLT DBH-CHT
Oleh : Radar Medan | 20 Jun 2025, 15:44:34 WIB | 👁 773 Lihat Pematangsiantar
Keterangan Gambar : rapat penetapan kriteria calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil-Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) Tahun Anggaran (TA) 2025.
RADARMEDAN.COM, PEMATANGSIANTAR - Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar menggelar rapat penetapan kriteria calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil-Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) Tahun Anggaran (TA) 2025. Rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang, SSTP., MSi., berlangsung di Ruang Rapat Mini Balai Kota Pematangsiantar, Kamis, 19 Juni 2025.
Rapat ini merupakan tindak lanjut Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2024, tertanggal 10 Oktober 2024, yang mengatur pemanfaatan DBH-CHT. Salah satunya untuk bantuan sosial kepada masyarakat terdampak, seperti buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok.
Dalam arahannya, Junaedi Antonius Sitanggang menekankan pentingnya validasi data yang akurat, agar bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran. Ia juga mendorong adanya komunikasi dan koordinasi yang baik, khususnya dengan PT STTC.
Rencananya, BLT DBH-CHT disalurkan kepada buruh harian lepas (BHL) PT STTC dan masyarakat lainnya, seperti warga miskin ekstrim, penyandang disabilitas, stunting, dan pasien tuberculosis (TB).
"Bantuan harus diberikan kepada mereka yang benar-benar berhak. Untuk itu, perlu data yang akurat dan koordinasi yang kuat, termasuk dengan pihak STTC serta instansi terkait. Selain itu, bantuan bagi penderita TB, stunting, dan penyandang disabilitas harus dapat tersalurkan dengan efektif," ujar Junaedi.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Pematangsiantar, Drs. Risbon Sinaga, MM., menyoroti pentingnya kesesuaian data antarwilayah. Ia mengingatkan agar tidak ada lagi perbedaan data antara tingkat kelurahan, kecamatan, dan data sosial yang dimiliki Dinsos P3A.
"Kami tidak ingin ada lagi perbedaan data antara kelurahan atau kecamatan dengan data yang ada di Dinas Sosial. Verifikasi lapangan pun tidak boleh dilakukan hanya sepihak, atau harus atas sepengetahuan kelurahan dan kecamatan. Harus ada keselarasan dan transparansi," tegas Risbon.
Dalam rapat dibahas kriteria penerima, mekanisme penyaluran, serta jadwal penyaluran BLT DBH-CHT untuk TA 2025. Hasil rapat akan menjadi dasar untuk menyusun daftar final calon penerima BLT DBH-CHT di Kota Pematangsiantar. Sehingga penyaluran BLT DBH-CHT TA 2025 dapat berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.
Turut hadir, mewakili Dinas Kesehatan, Dinas Ketenagakerjaan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKD), Bappeda, para camat, dan OPD terkait lainnya.(Jait)/pe
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .