Minggu, Pemko Medan Operasikan Eks Hotel Soechi International Jadi Tempat Isolasi Terpadu Penanganan

Oleh : Radar Medan | 31 Jul 2021, 20:46:46 WIB | 👁 731 Lihat
Kesehatan
Minggu, Pemko Medan Operasikan Eks Hotel Soechi International Jadi Tempat Isolasi Terpadu Penanganan

RADARMEDAN.COM - Minggu (1/8), Pemko Medan mulai mengoperasikan eks Hotel Soechi International yang berlokasi di Jalan Cirebon menjadi tempat isolasi terpadu penanganan Covid-19. Warga terkonfirmasi positif Covid-19, baik yang tanpa gejala maupun bergejala ringan, akan dirawat sampai sembuh di bekas hotel berbintang empat yang merupakan aset Pemko Medan itu.

“Penanganan Covid-19 harus dilakukan mulai dari hulu sampai hilir, tidak boleh dilakukan sepenggal-sepenggal.  Oleh karenanya dalam rapat dengan unsur Forkopimda Kota Medan tadi, kita membahas tempat isolasi terpadu penanganan Covid-19. Kita ingin penanganan mulai dari hulunya hingga penyembuhan dilakukan dalam gedung isolasi terpadu. Kita minta Minggu (1/8) ini sudah dibuka dan dilaksanakan di eks Hotel Soechi International yang merupakan aset kita sendiri,” kata Wali Kota Medan Bobby Nasution saat ditemui wartawan di kantor Wali Kota Medan,  Jumat (30/7) sore.

Didampingi Dandim 0201/BS Kol Inf Agus Setiandar, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, Sekda kota Medan Wiriya Alrahman, Plt Kadis Kesehatan Kota Medan Syamsul Arifin Nasution serta manajemen RSU Royal Prima, Bobby Nasution  menjelaskan, 5 rumah lebih dalam satu lingkungan yang terkonfirmasi positif Covid-19 masuk dalam zona merah lingkungannya.

“Zona merah di lingkungan, warganya yang positif Covid-19, wajib masuk dalam isolasi terpadu. Begitu juga dengan 3 sampai 5 rumah dalam satu lingkungan yang bertahan dalam zona orange selama sebulan, juga kita minta warganya yang positif Covid-19 diwajibkan masuk dalam isolasi terpadu di ex Hotel Soechi International,” kata Bobby Nasution.

Selain itu, kata Bobby Nasution, bagi warga masyarakat yang datang sendiri dan ingin merasa lebih nyaman, enak dan diperhatikan untuk diisolasi terpadu di ex Hotel Soechi International, dipersilakan datang dan akan dilayani dengan baik.

Terkait itu, imbuh Bobby,  pihak manajemen RSU Royal Prima yang membantu pengelolaan manajemen penanganan Covid-19 mulai dari terkonfirmasi positif hingga penyembuhan akan mendatangkan sumber daya manusia (petugas medis) dan mulai menginap di ex Hotel Soechi International mulai, Sabtu (31/7). Begitu juga dengan peralatan medisnya, jelasnya, sudah masuk semua.

“Insya Allah, besok mereka sudah bertugas di sana,” ungkapnya.

Selanjutnya menjawab pertanyaan wartawan tentang semakin menipisnya stok vaksin di Kota Medan, Bobby Nasution mengakuinya. Kondisi ini, ungkapnya, tidak hanya terjadi di Medan saja, tapi juga di sejumlah daerah lainnya di  Sumut. Bahkan, jelasnya, beberapa kali sudah disampaikan dalam rapat dengan Menko Perekonomian dan Menteri Kesehatan. Kondisi itu, paparnya, menyebabkan 40 % warga yang sudah divaksin dosis pertama hingga kini belum disuntikkan vaksin dosis kedua.

“Stok vaksin saat ini sangat minim. Agustus minggu pertama, kemungkinan  baru bisa masuk lagi. Bagi warga yang sudah divaksin dosis I namun dosis II terlambat, vaksinnya tidak gagal sama sekali dan masih boleh divaksin untuk dosis kedua. Ini yang harus dipahami oleh masyarakat, tidak gagal juga tidak harus mengulang kembali dari awal,” jelasnya.

Bobby Nasution mengatakan, stok vaksin saat ini tidak seimbang dengan target yang telah ditetapkan. Target vaksinasi, sebutnya,  10.000/hari. Kemarin, sisa vaksin 8.000 dan yang baru masuk hanya 100 vial (1.000 vaksin).

“Setengah hari habis yang 1.000 vaksin itu. Makanya, kita minta kemarin yang dosis II diutamakan,” terangnya.

Selanjutnya menyikapi meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Medan, Bobby Nasution mengatakan, bed di RSUD Dr Pirngadi sudah ditambah 200 bed dan ruang ICU 22 bed.  Penambahan bed dan peralatan medisnya  dibantu oleh Kementrian Kesehatan, sedangkan  pembangunannya dibantu Kementrian PUPR untuk peralatan medisnya.

Selain RSUD dr Pirngadi, jelas Bobby Nasution, RSUP H Adam Malik juga dilakukan penambahan bed. Di kedua rumah sakit itu dikhususkan untuk menangani warga positif Covid-19 dengan gejala berat.

Untuk yang di ex Hotel Soechi International, tegas Bobby Nasution, dikhususkan untuk warga yang positif Covid-19 dengan gejala ringan atau orang tanpa gejala (OTG).

“Apapun alasannya,gejala ringan maupun OTG kita wajibkan masuk isolasi terpadu. OTG ini sebenarnya yang berpotensi menyebarkan Covid-19 lebih tinggi dari pada yang bergejala ringan. Sebab, yang bergejala ringan biasanya di rumah istirahat, namun yang OTG, sehari dua hari istirahat di rumah, namun karena bosan dan merasa tidak ada apa-apa kemudian cari makan ke luar. Apalagi saat ini sudah diperbolehkan 20 menit makan di tempat, kita tidak tahu orang yang berada di sebelah kita ternyata OTG,” ungkapnya. (HMS)/pe


TAG : covid19,kesehatan,medan


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

IMG-20211016-WA0006_compress91.jpg

Pelaku Pembunuh IRT di Bilah Hilir Diringkus

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔20:42:39, 16 Okt 2021

RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU- Polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis yang menewaskan seorang ibu rumah tangga (IRT) warga Perumahan FG - KNS PT Hari Sawit Jaya (HSJ), Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. Plt Kapolsek Bilah Hilir, Iptu Sunitro Margolang, saat dikonfirmasi membenarkan petugas telah meringkus terduga . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20211016-WA0005_compress60.jpg

Daniel IP Silitonga Tersangka Penyalahgunaan Narkoba Meninggal Dunia

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔20:16:59, 16 Okt 2021

RADARMEDAN.COM, Tapanuli Utara - Salahsatu warga Sipahutar yang merupakan tersangka dan tahanan Narkoba di Polres Tapanuli Utara dinyatakan meninggal di Rumah Sakit Tarutung, Jumat (15710/2021). Dimana tersangka Daniel ditangkap dari kediaman nya pada hari Rabu 13 Oktober 2021, namun pada hari Jumat 15 Oktober 2021 Daniel dinyatakan meninggal . . .

Berita Selengkapnya
FB_IMG_1634368529864_compress67.jpg

Gubernur Sumut Terima Bendera Tuan Rumah PON 2024

🔖 OLAHRAGA 👤Radar Medan 🕔14:19:49, 16 Okt 2021

RADARMEDAN.COM, JAYAPURA – Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024. Hal itu ditandai dengan penyerahan bendera PON oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah, pada acara penutupan PON XX . . .

Berita Selengkapnya
luut.jpg

Hari Ulos Nasional 2021, Bupati Eddy Harapkan Ada Regenerasi Petenun Ulos

🔖 SENI & BUDAYA 👤Radar Medan 🕔00:47:53, 16 Okt 2021

RADARMEDAN.COM, DAIRI - Menyambut Hari Ulos Nasional pada tanggal 17 Oktober, PT. Toba Tenun Sejahtera mengadakan konferensi pers virtual dengan tema Bangga Bertenun, Bangga Berbudaya, Jumat (15/10/2021). Konferensi pers tersebut diikuti Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Dairi Ny. Romy Mariani Eddy . . .

Berita Selengkapnya
klb.jpg

Jelang KLB Bara JP, Daerah Sebut Dukung Program DPP

🔖 KOMUNITAS 👤Radar Medan 🕔13:51:03, 15 Okt 2021

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Kelompok relawan Jokowi yang bernama Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) pasca meninggalnya ketum Bara JP Alm. Victor Sirait. Hal itu dibenarkan ketua panitia KLB, Lindung Nainggolan di kawasan Kayu Putih, Pulo Gadung Jakarta 15 Oktober 2021. "Ya undangan sudah kita . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20211013-WA0104_compress37.jpg

Bakal Dihadiri Sebagian Besar Pengurus DPD, Panitia KLB Bara JP Pastikan Siap

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔02:34:11, 14 Okt 2021

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Panitia pelaksana (panpel) Kongres Luar Biasa (KLB) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) memastikan kesiapan KLB sudah mencapai 100 persen. KLB sendiri bakal dilaksanakan selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu (16-17/10/2021), di Hotel Salak, Jalan H. Ir. Juanda Nomor 8, Bogor, Jawa Barat. Ketua Organizing . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20211014-WA0007_compress98.jpg

Fitur Makin Lengkap, Sekarang Bisa Beli Token Rp 5.000 di PLN Mobile

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔02:20:51, 14 Okt 2021

RADARMEDAN.COM, Jakarta, Rabu, 13 Oktober 2021 - PT PLN (Persero) memberikan kemudahan untuk peningkatan pelayanan pelanggan dalam mengakses kebutuhan dan informasi kelistrikan. Salah satunya dengan menghadirkan mini denominasi token Rp 5.000 melalui aplikasi PLN Mobile.  Terobosan ini, menjadi bagian dari program transformasi PLN. sebagai . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20211014-WA0002_compress18.jpg

Vaksinasi Covid-19 Batam Mencapai 83,88 Persen

🔖 KEPRI - BATAM 👤Radar Medan 🕔01:54:13, 14 Okt 2021

RADARMEDAN.COM, BATAM - Sebanyak 761.084 warga Batam sudah divaksin Covid-19 hingga Selasa (12/10/2021). Jumlah itu mencapai 83,88 persen dari total sasaran vaksinasi 907.317 warga. “Perintah Pak Wali (Wali Kota Batam Muhammad Rudi), vaksinasi harus mencapai 100 persen pada November nanti,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam . . .

Berita Selengkapnya
kebakaran6.jpg

8 Unit Kios di Jamin Ginting Kelurahan Beringin Habis Dilahap Si Jago Merah

🔖 SEKITAR KITA 👤Radar Medan 🕔20:22:57, 12 Okt 2021

RADARMEDAN.COM - Delapan unit kios yang berada di Jalan Jamin Ginting, Lingkungan IV, Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang hangus terbakar, Selasa (12/10/2021) sekitar pukul 10.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini namun, kerugian material dialami para pemilik kios cukup banyak.. Menurut Kepala Dinas Pencegahan . . .

Berita Selengkapnya
emisimedan.jpg

Jaga Kualitas Udara Kota Medan, Wali Kota Minta DLH Rutin Uji Emisi Gas Buang Kenderaan

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:58:03, 12 Okt 2021

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan Bobby Nasution melakukan uji emisi gas buang kendaraan bermotor milik masyarakat di parkiran Makam Pahlawan, Jalan Sisingamangaraja, Selasa (12/10). Pengujian  tersebut dilakukan Bobby Nasution dengan memasukkan alat uji kedalam knalpot kendaraan. Setelah menunggu beberapa menit hasil uji emisi gas buang . . .

Berita Selengkapnya

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Anda Suka Smartphone Samsung atau OPPO?
  Samsung
  Oppo