Merasa Tersingkirkan, Pedagang Pasar Horas Demo, Minta Wesly Silalahi Peduli
Oleh : Radar Medan | 07 Mar 2025, 11:25:50 WIB | 👁 1002 Lihat Komunitas
Keterangan Gambar : Para Pedagang Pasar Horas yang tergabung didalam Komunitas Pedagang Pasar Horas (KP2H) Kota Pematangsiantar melakukan aksi damai di Jl. Merdeka, Kota Pematangsiantar. Kamis, (6/3/2025).
RADARMEDAN.COM, PEMATANGSIANTAR - Para Pedagang Pasar Horas yang tergabung didalam Komunitas Pedagang Pasar Horas (KP2H) Kota Pematangsiantar melakukan aksi damai di Jl. Merdeka, Kota Pematangsiantar. Kamis, (6/3/2025).
Ketua Pedagang Pasar Horas Gedung IV, Agus Butar-butar disela sela aksi, saat diwawancarai wartawan di Jalan Merdeka, Kamis (6/3/2025) siang, menyampaikan Jika mereka turun ke jalan dan menyuarakan aspirasi mereka, karena merasa disingkirkan pemerintah kota Pematangsiantar pasca terbakarnya gedung IV pasar horas.
"Kami menyuarakan ini karena masifnya pasar modern di Kota Pematangsiantar yang sudah berdiri dan bahkan baru baru ini telah diresmikan Wakil Wali Kota Herlina. Padahal nasib kami para pedagang gedung IV pasar horas malah terbiarkan seperti ini," kata Agus.
Bahkan kata dia, mereka pedagang sudah mengalami ancaman-ancaman disekitaran gedung IV pasar horas oleh oknum-oknum maling yang mereka mengatakan butuh cari uang dan makan.
Ancaman itu kata dia, dasyat mereka alami. Ketika pemerintah Kota Pematangsiantar tidak serta merta pro terhadap pedagang, inilah yang kami alami. Tentu kepastian pembangunan dan relokasi sesuai akses itu yang kami nantikan.
"Kami meminta wali kota benar-benar berpihak kepada masyarakat Kota Pematangsiantar, khususnya nasib para pedagang gedung IV pasar horas," jelas Agus.
Saat ditanya apakah pedagang akan menolak jika pemerintah kota merelokasi tempat para pedagang? Agus dengan tegas mengatakan tidak akan menolaknya. Asalkan relokasinya terdekat dari kawasan gedung IV pasar horas Jalan Merdeka.
"Kita bukan menolak tapi kami pedagang minta relokasi dekat kawasan gedung IV pasar horas. Bukan sesuai informasi seperti di Jalan Melanthon Siregar, Jalan Palito dan Jalan Simarimbun. Itu benar-benar isu yang dapat mengganggu ketentraman dan konsentrasi saat pedagang beraktifitas," timpalnya.
Sambung Agus, pasca gedung IV pasar horas terbakar bulan September 2024 lalu, hasil pendapatan pedagang sekarang ini sudah sunyi.
Itulah alasannya para pedagang meminta tetap berjualan disini yakni Jalan Merdeka, Jalan Sutoyo, atau Simpang Jalan Bandung.
"Kita tidak ingin jauh dari sini karena sudah ingat betul para pelanggan kami di pusat pasar horas. Jadi kalau dipindahkan dari sini, tidak pusat pasar horas lagi namanya tapi sudah terpinggirkan kami dan itu lah dirasakan para pedagang,"katanya.
Namun ketika relokasi itu sudah final mereka juga meminta pemerintah kota melibatkan semua stakeholder yang terlibat diantaranya dinas perhubungan, Satpol PP, Dinas Pasar dan Kapolres Pematangsiantar.
"Jadi bukan hanya wali kota yang menentukan soal relokasi, tapi semua harus dilibatkan demi mengkondusifkan kenyamanan masyarakat luas khususnya para pedagang gedung IV pasar horas,"pungkasnya. (Jait)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .