Merah Putih Dibagikan di Jalanan Asahan, Bupati: Jangan Sampai Simbol Negara Kalah dari Bendera Fiks
Oleh : Radar Medan | 06 Agu 2025, 17:37:35 WIB | 👁 746 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Bupati Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. dan Wakil Bupati Rianto, S.H., M.A.P., bersama unsur Forkopimda, berdiri di trotoar depan Kantor Dinas Perpustakaan membagikan satu per satu bendera kepada pengendara dan pejalan kaki. Rabu (6/8/2025),
RADARMEDAN.COM, ASAHAN - Di tengah lalu lintas pagi yang ramai, Rabu (6/8/2025), Pemerintah Kabupaten Asahan membagikan bendera Merah Putih langsung ke tangan warga. Tidak ada panggung besar, tidak ada acara formal. Bupati Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. dan Wakil Bupati Rianto, S.H., M.A.P., bersama unsur Forkopimda, berdiri di trotoar depan Kantor Dinas Perpustakaan membagikan satu per satu bendera kepada pengendara dan pejalan kaki.
“Kalau hari ini masih banyak rumah tidak memasang bendera, mungkin bukan karena tidak mau. Bisa jadi mereka tidak punya. Maka kita bantu,” ujar Bupati tanpa seremoni.
Gerakan ini bukan bagian dari agenda formal HUT ke-80 Republik Indonesia. Pemerintah melihat bahwa antusiasme warga terhadap simbol negara makin meredup. Karena itu, daripada menggelar acara seremonial, mereka memilih langsung turun ke lapangan.
Sebanyak 3.250 bendera dibagikan—hasil gotong royong OPD dan dukungan swasta lokal. Dibagikan tidak hanya di kota, tapi juga ke desa, objek wisata, rumah veteran, komunitas pelajar, dan 14 perwakilan etnis di Asahan.
“Kita ingin bendera Merah Putih kembali hadir di depan rumah warga. Bukan hanya di kantor pemerintah,” ujar Ahmad Nizar Simatupang, S.T., Kepala Badan Kesbangpol Asahan.
Menanggapi ramainya bendera-bendera fiksi yang viral, seperti bendera bajak laut dalam serial One Piece, Bupati menjawab singkat tapi tajam:
“Silakan orang suka anime, itu hiburan. Tapi jangan sampai bendera fiksi dikibarkan lebih tinggi dari Merah Putih,” ucapnya.
Gerakan ini berlangsung hingga 15 Agustus dan akan menjangkau seluruh kecamatan. Tidak ada pemaksaan, hanya ajakan. “Kalau Merah Putih tidak lagi kita hormati, lalu siapa yang akan menjaga simbol negara ini?” tutup Bupati. (Jait)/PE
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .