Mahasiswa dan Warga Kepung DPRD Taput, Desak Penutupan TPL
Oleh : Radar Medan | 27 Mei 2025, 17:06:56 WIB | 👁 1212 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Ratusan massa dari Aliansi Gerakan Rakyat Tutup TPL menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Tapanuli Utara, Selasa (27/5).
RADARMEDAN.COM, TAPANULI UTARA - Ratusan massa dari Aliansi Gerakan Rakyat Tutup TPL menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Tapanuli Utara, Selasa (27/5).
Mereka menyuarakan tuntutan agar PT Toba Pulp Lestari (TPL) segera ditutup karena dinilai telah merampas tanah adat, merusak ekosistem Danau Toba, dan mengkriminalisasi masyarakat adat.
Massa yang terdiri dari masyarakat adat dan mahasiswa itu menyampaikan tujuh poin sikap mereka langsung di hadapan sejumlah anggota DPRD Taput di Jalan Sisingamangaraja, Tarutung. Seorang orator, Anggiat Sinaga, menegaskan bahwa kerusakan lingkungan dan pelanggaran hak atas tanah tidak bisa lagi ditoleransi.
"Tanah adalah sumber hidup, bukan objek spekulasi. Kami minta TPL segera ditutup. Hentikan kriminalisasi terhadap masyarakat adat. Hutan bukan untuk ditebang, tapi dijaga untuk generasi mendatang," tegas Anggiat dalam orasinya.
Adapun tujuh poin tuntutan massa antara lain:
Penutupan permanen PT TPL,
Penghentian kriminalisasi terhadap masyarakat adat dan petani,
Menghentikan peran aparat sebagai alat kekerasan,
Pengembalian tanah adat yang dirampas TPL,
Pengesahan UU Masyarakat Adat di tingkat nasional,
Penghentian perusakan huta dan ekosistem Danau Toba,
Pengesahan Perda tentang perlindungan masyarakat adat di Sumatera Utara.
Massa juga menagih janji politik Ketua DPRD Taput untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) penutupan TPL.
“Janji politik adalah utang kepada rakyat,” ujar Anggiat.
Menanggapi aksi tersebut, Wakil Ketua DPRD Taput, Reguel Simanjuntak, menyatakan pihaknya menerima dan mencatat seluruh aspirasi yang disampaikan. Ia juga menyebutkan bahwa pansus terkait tuntutan penutupan TPL sudah dibentuk.
“Kami sudah membentuk pansus. Karena besok ada rapat Badan Musyawarah, hal ini akan kami bahas lebih lanjut. Kami di sini karena dukungan masyarakat, dan kami mengajak semua kabupaten di sekitar Danau Toba bersuara bersama untuk satu tujuan: menjaga kampung halaman kita,” ucap Reguel di hadapan massa aksi.
Setelah menyampaikan tuntutan di kantor DPRD, massa melanjutkan aksi mereka ke kantor Bupati Taput untuk mendesak tindak lanjut dari pemerintah daerah.(Dahlia'S)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .