Lamhot Sinaga Dukung Penuh Pesparawi di Salib Kasih Sebagai Titik Nol Kekristenan di Tanah Batak
Oleh : Radar Medan | 10 Nov 2025, 18:38:39 WIB | 👁 955 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga saat pagelaran Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) di Salib Kasih, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumut, Senin 10/11/2025
RADARMEDAN.COM, TAPANULI UTARA — Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga dukung penuh gelaran Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) di Salib Kasih, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumut, Senin 10/11/2025 dengan tema Harmoni Iman, Budaya dan Pariwisata.
Lamhot menilai kegiatan ini bukan hanya ajang seni rohani, tetapi juga momentum spiritual untuk mengingat sejarah penyebaran agama Kristen di Tanah Batak yang dimulai dari tempat suci tersebuttersebut, ujar Lamhot disela acara.
Menurut Lamhot, Salib Kasih memiliki makna yang sangat mendalam bagi masyarakat Batak. Lokasi ini diyakini sebagai titik nol penyebaran Kekristenan di Tanah Batak, tempat di mana misionaris asal Jerman Ingwer Ludwig Nommensen pertama kali memulai pelayanannya pada tahun 1861.
Lamhot menjelaskan, Nommensen datang ke Tanah Batak sebagai utusan dari lembaga misi Rheinische Missionsgesellschaft (RMG) Jerman. Setelah tiba di Sibolga dan berjalan kaki menuju pedalaman, ia menetap di Huta Dame, Tarutung.
Di sanalah ia memperkenalkan ajaran kasih dan mulai membangun komunitas Kristen Batak yang kemudian berkembang menjadi Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). Diketahui jumlah jemaat HKBP sendiri saat ini mencapai 6,5 juta dengan 3.800 lebih gereja yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Dari titik inilah cahaya iman mulai menerangi Tanah Batak. Salib Kasih menjadi simbol perjuangan dan pengorbanan, bukan hanya dalam konteks rohani, tetapi juga peradaban,” ujar Lamhot.
Ia menegaskan, pelaksanaan Pesparawi di Salib Kasih memiliki nilai historis dan spiritual yang sangat kuat. Karena itu, ia mengapresiasi keputusan panitia untuk menjadikan tempat ini sebagai pusat perhelatan yang baru pertama kali digelar di situs rohani paling ikonik di Tapanuli Utara tersebut.
Pesparawi ini diikuti 25 kontingen dari berbagai gereja dan lembaga keagamaan di Sumatera Utara. Setiap kontingen terdiri 40 peserta, sehingga total ada sekitar 1.000 orang peserta yang akan ambil bagian dalam ajang perlombaan paduan suara dan musik rohani Kristen yang bertujuan untuk memuliakan Tuhan melalui seni suara.
Selain menampilkan paduan suara, acara juga akan diisi dengan berbagai kegiatan rohani dan budaya Batak, seperti doa bersama, tarian tortor, dan pameran ekonomi kreatif. “Kegiatan ini tidak hanya memperkuat iman, tetapi juga menggairahkan sektor pariwisata dan UMKM lokal.
Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Lamhot Sinaga selaku Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), serta Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput). Dukungan teknis juga diberikan oleh TVRI, RRI, dan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT).
Lamhot menambahkan, kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan dapat mendorong peningkatan potensi wisata rohani Danau Toba, yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi super prioritas nasional.
“Kita ingin daerah di kawasan danau toba ini tidak hanya dikenal karena alamnya yang indah, tetapi juga karena kekayaan nilai spiritual dan budayanya,” ujarnya.
Selain itu, pesparawi ini juga akan memperebutkan hadiah total sebesar Rp70 juta, yang akan diberikan kepada peserta dengan penampilan terbaik di berbagai kategori lomba, termasuk paduan suara campuran, vokal grup, dan solo rohani.
Menurut Lamhot, penyelenggaraan Pesparawi di lokasi bersejarah seperti Salib Kasih akan memberikan dampak sosial yang luas, termasuk peningkatan kunjungan wisatawan serta kebangkitan ekonomi masyarakat sekitar.
“Saya percaya, kegiatan seperti ini bisa menjadi magnet baru bagi wisata rohani nasional,” katanya.
Ia juga berharap acara ini menjadi agenda rutin tahunan dan terus mendapat dukungan dari pemerintah pusat maupun daerah.
“Sebagai putra daerah Tapanuli Utara, saya berkomitmen untuk terus memperjuangkan program-program yang mengangkat nilai-nilai iman, budaya, dan ekonomi masyarakat Batak,” tegasnya.
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .