KPU Medan Gelar Debat Pilkada, Ini Kata Kedua Paslon Wali Kota dan Wakil
Oleh : Radar Medan | 08 Nov 2020, 11:40:44 WIB | 👁 1182 Lihat Politik
RADARMEDAN.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan menggelar debat kandidat putaran pertama di Hotel Grand Mercure Angkasa Medan, Sabtu (7/11).
Dalam debat ini pasangan Bobby- Aulia Rachman menyoroti, warga Medan khusunya para pelaku UKM saat ini harus mahir dalam menggunakan pasar digital agar bangkit ditengah keterpurukan di masa Covid-19 ini.
Aulia Rachman dalam kesempatan itu juga menyoroti terkait kesejahteraan masyarakat Medan Utara yang masih dalam kondisi keterpurukan terlebih di masa Covid-19 ini. Hal ini diperparah dengan lemahnya pendataan sehingga bantuan yang disalurkan pemerintah tidak tepat sasaran.
Di bidang birokrasi pasangan Bobby-Aulia berjanji jika terpilih akan menghadirkan pemerintahan yang bersih bebas korupsi, pungli dan KKN.
Mantu presiden Jokowi ini berkeyakinan korupsi salah satu menjadi menyebab kerusakan infrastruktur di Kota Medan.
"Di mana saat ini, 15 persen jalan di Kota Medan rusak dan berlubang. Hal ini diduga akibat anggaran perbaikan jalan di korupsi dan marak pungli," ungkapnya sembari meyakinkan audien kalau pasangan Bobby-Aulia terpilih jadi Walikota dan Wakil Walikota Medan, mereka akan mewujudkan birokrasi bersih dan transparan dalam pembangunan dan menghapuskan pungli dalam proyek-proyek yang dikerjakan pemerintah.
"Terkait narkoba, kami akan menekankan ASN bebas narkoba dengan sesering mungkin melaksanakan test urine. Jika ditemukan ASN terlibat narkoba kan kami tindak dan diberikan sanksi tegas," ungkap Bobby.
Sedangkan pasangan Akhyar Nasution-H Salman Alfarisi menyahuti pasangan Bobby menegaskan jika warga Kota Medan termasuk para pelaku UKM di Kota Medan sudah melek teknologi. Hal ini dibuktikan ketika ia memesan masker pada masa Covid-19, pelaku usaha tumbuh signifikan di mana mereka memasarkan produknya keluar kota menggunakan online (digital). Hal ini dibuktikan kalau warga Medan khususnya para pelaku UMKM sudah melek digital.
"Jadi salah kalau ada yang menuding warga Medan tidak belum melek Digital. Digitalisasi di Medan sudah terjadi dan bukan barang aneh lagi," ungkap Akhyar Nasution yang merupakan petahana.
Lebih lanjut Plt Walikota Medan ini juga menyampaikan untuk mengatasi pengangguran di Kota Medan yang meningkat di masa pandemi Covid-19 ini, ia akan memaksimalkan program kedai berkawan dengan meningkatkan kualitas masyarakat.
"Ke depannya kita akan melahirkan ribuan industri startup dengan berkoordinasi dengan melibatkan institusi struktural," ungkap calon Wakil Walikota Medan H Salman Alfarisi menimpali.
Mereka juga akan membenahi fasilitas kesehatan yakni Puskesmas sebagai ujung tombak di masyarakat guna mengatasi pandemi Covid-19.
Terkait Kota Medan 2019 disebutkan salah satu kota terjorok itu disebabkan pengolahan sampah di TPA Medan masih menggunakan metode lama belum sanitary landfield.
"Kedepanya, kita akan ubah pengolahan sampah di TPA dengan model sanitary landfield sehingga Medan tidak akan mendapatkan predikat Kota terjorok lagi," paparnya sembari menyampaikan mereka juga akan mereduksi sampah menjadi briket dan arang.
Terkait masyarakat Medan Utara yang masih terpuruk mereka akan mengembangkan penangkapan ikan dengan sistem rumpon untuk meningkatkan penghasilan nelayan di kawasan itu. Kemudian melakukan pengembangan teknologi paskapenangkapan sehingga memberikan nilai tambah bagi nelayan kita.
Terkait industri di kawasan Medan Utara, ia menyatakakan saat ini kewenangan Pemko Medan sangat kecil khususnya terkait perizinan dan pajak yang semuanya sudah diambil alih pusat. Terlebih pasca ditetapkannya UU Omnibuslaw (Cipta Kerja) yang mengkebiri kewenangan daerah.
Hal senada juga disampaikan Salman Alfarisi di mana dengan ditetapkannya UU Omnibuslaw menambah menambah trauma masyarakat buruh dan pekerja.
Dalam kesempatan itu, Akhyar Nasution juga menyampaikan dalam pemberantasan narkoba, Kota Medan akan membentuk Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Medan.
"Kita sudah menyiapkan anggaran Rp5 miliar untuk ini," ungkapnya.
Sebelumnya saat membuka debat yabg terdiri dari enam sesi ini, Ketua KPU Kota Medan Agussyah Ramadhani Damanik mengucapkan terimakasih kepada berbgai pihak sehingga kegiatan
"Debat Kandidat Putaran Pertama Pilkada Medan" ini bisa berlangsung secara live lembaga penyiaran swasta nasional.
"Saya berharap seluruh warga Medan menonton acara debat ini agar bisa mencermati pasangan calon yang akan dipilihnya," ungkapnya sembari mengajak masyarakat mencermati debat ini dan mengikuti nya hingga akhir.
Kegiatan debat ini dihadiri Ketua Bawaslu Kota Medan Payung Harahap bersama Komisioner Bawaslu lainnya Taufiqurrahman, para Komisioner KPU Medan Zefrizal, Nana Minarti dan Edi Suhartono, Sekretaris Nirwan serta Kasubbag Hukum Nazrul Nasution.
Kedua pasangan calon juga dikawal tokoh pusat di mana pasangan M Bobby Afif Nasution-Aulia Rachman kawal Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno menuju arena debat. Sedangkan pasangan Akhyar Nasution-H Salman Alfarisi langsung didampingi Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. Debat kandidat putaran pertama ini berjalan lancar dengan protokol kesehatan Covid-19.(MC/SP )/PE
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .