KNPI Desak Kejatisu Bongkar Dugaan Korupsi di Namorambe
Oleh : Radar Medan | 06 Sep 2022, 15:09:20 WIB | 👁 2361 Lihat Komunitas
RADARMEDAN.COM, DELI SERDANG - Dewan Pimpinan Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPK KNPI) Kecamatan Namorambe kembali mendatangi Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Selasa (06/09/2022)sekitar pukul 11.00 WIB Jl.A.H. Nasution, Medan Sumatera Utara.
Kedatangan KNPI Namorambe dengan masa aksi lebih kurang 50 orang kembali menyampaikan aspirasi sesuai undang - undang terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi/mark up yang berada dilingkungan Kecamatan Namorambe Kabupaten Deli Serdang provinsi Sumatera utara.
Ini bukan pertama KNPI Namorambe mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara melainkan aksi ini adalah aksi damai yang ke dua dengan personalan yang sama terkait Tindak Pidana Korupsi/mark up yang berada dilingkungan Kecamatan Namorambe, pantauan media ada juga tambahan - tambahan dalam aksi ke dua antara lain sudah ada laporan yang masuk ke Kejatisu namun tidak diproses mulai laporan april 2022 sampai saat ini belum ada tindak lanjut.
"Kami sudah tidak percaya dengan Kacabjari Pancur Batu sebab kami menilai sudah tidak kooperatif dalam tugasnya, tak hanya itu kami juga menduga ada permainan antara pihak Kecamatan Namorambe dengan Kacabjari Pancur Batu demi meraup keuntungan pribadi hingga kelompok atas dugaan Korupsi/mark up yang berada dilingkungan Namorambe hingga melibatkan beberapa desa dalam beberapa kegiatan dengan jumlah nilai yang sangat fantastis,"ujar Ketua KNPI M.Reza.
Berikut sejumlah pernyataan sikap disampaikan oleh Sekretaris KNPI Namorambe dan beberapa tuntutan dalam aksi :
1. Mendesak Kejatisu untuk segera turun kelapangan dan usut tuntas dugaan Kosupsi/mark up dilingkungan Kecamatan Namorambe yang merugikan negara/daerah
2. Mendesak Kejatisu segera memanggil dan mengevaluasi kinerja Kacabjari Pancur Batu karena dinilai pura - pura tutup mata atas dugaan Korupsi/mark up dilingkungan Kecamatan Namorambe
3. Mendesak KacabJari Pancur Batu untuk segera mundur dari jabatannya sebab dinilai sudah tidak kooperatif dalam mengembangkan tugas
4. Mendesak Kejatisu segera turun ke Kecamatan Namorambe dan periksa Kecamatan Namorambe dan segera tindak lanjuti kinerja Kacabjari Pancur Batu sebab dinilai main mata dengan pihak Kecamatan Namorambe demi meraup keuntungan pribadi hingga kelompok.
Hal tersebut disampaikan Melvin Ginting selaku sekretaris KNPI Namorambe.
Tak lama berorasi menyampaikan aspirasi di depan Kejatisu langsung ditanggapi pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan digiring untuk masuk ke dalam ruangan yang sudah ditunggu. Ibu Elisabeth (Pen Intelegen Penerangan Hukum) perwakilan Kejatisu didampingi oleh Pak Wanju Silalahi.
"Kami terimakasih kepada KNPI Namorambe yang sudah menyampaikan aspirasi yang ke dua kalinya dan ini juga sudah diterima oleh pimpinan kami, kami juga berharap segera lampirkan buktinya agar kami tindak lanjuti segera," ujar Ibu Elisabeth.
Setelah mediasi lebih kurang 15 menit masa KNPI pun keluar ruangan dan membubarkan diri dari kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara sengan tertib.(Sahun MS/PE).
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .