Klaim Jasa Seseorang Listrik Masuk Pangindar Jadi Perbincangan Hangat Jelang Pilkada
Oleh : Radar Medan | 12 Agu 2020, 14:40:12 WIB | 👁 1879 Lihat Daerah
RADARMEDAN.COM, PAKPAK BHARAT - Warga Kecamatan Pagindar, Kabupaten Pakpak Bharat mengaku senang karena listrik telah masuk desa. Sebagaimana diketahui, listrik masuk desa di Pagindar sejak tahun 2018 lalu.
Kehadiran listrik masuk desa belakangan jadi bahan perbincangan. Sejumlah warga mengaku risih karena ada pemberitaan listrik masuk Kecamatan Pagindar diklaim atas kinerja seseorang.
“Kami risih, listrik masuk ke Pagindar diklaim atas kinerja seseorang. Apalagi kabar tersebut beredar menjelang Pilkada. Saya kira isu ini menggangu pikiran warga,” ucap Frengky warga Pagindar, Kecamatan Pagindar, dikutip dari pakpakbangkit.com, Rabu (12/8/2020).
Menanggapi kabar tersebut, Mantan Camat Pagindar Saor Manik pun angkat bicara. Saor mengatakan, informasi listrik masuk Pagindar adalah program kementrian pusat melalui PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).
“Yang saya ketahui listrik Pagindar adalah program pemerintah pusat program listrik masuk desa. Saya ingat, pemerintah pusat bekerja sama dengan pemerintah daerah. Namun program tersebut wajib dilakukan. Di mana daerah terpencil yang belum dialiri listrik wajib dialiri,” kata Saor Manik.
Seingatnya, tahun 2018 lalu ada 3 desa yang masuk listrik. Pagindar, Lae Merempat. “Saya ingat ada 3 tempat. Dan semua dilaksanakan secara bersamaan,” terangnya.
Saor menegaskan, tidak ada alasan bagi orang-orang mengklaim listrik masuk Pagindar atas kinerja seseorang. Sebab listrik masuk Pagindar adalah program kementrian pusat, bukan seseorang.
“Saya kira jangan klaim-klaimlah. Jangan ganggu pikiran masyarakat lagi. Terima kasih kepada pemerintah pusat telah memperhatikan Pagindar,” ungkapnya.
“Saya perlu ingatkan janganlah diklaim itu atas usahanya sendiri. Saya saja bolak-balik ke PLN Bukit Barisan Brastagi tapi tidak berani mengklaimnya. Saya juga bolak-balik ke Pemkab Aceh Singkil agar kabel listrik dari Aceh, tetapi tidak berani mengklaim saya paling berjasa. Makanya saya prihatin ada orang mengklaim itu atas kinerja seseorang,” tegasnya.
Tak hanya Camat Pagindar, Kepala Dinas Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) Pemprov Sumut Ir Zubaidi, MSi pun angkat bicara.
Ia membenarkan listrik masuk daerah terpencil adalah program kementrian pusat. Namun kata dia, sekarang namanya berubah jadi listrik tenaga surya.
“Menurut saya listrik masuk desa atau daerah terpencil adalah program pemerintah pusat. Pemerintah pusat bekerja sama dengan PLN dan pemerintah daerah,” ucapnya.
Zubaidi menegaskan, ESDM Sumut sendiri juga program untuk mengaliri listrik daerah terpencil. Namun kata dia, program sekarang nama listrik surya. Jadi kata dia anggarannya diambil dari APBD.
“Anggarannya dari APBD. Kami nanti berkoordinasi dengan pemerintah daerah,” ucapnya.(pakpakbangkit.com/mahripat/PR )
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .