Kisah Pilu Keluarga Asal Cipulir: Terlantar di Sumut, Dibiayai Pulang Naik Bus oleh Polres Sergai
Oleh : Radar Medan | 28 Mei 2026, 13:23:39 WIB | 👁 278 Lihat Sekitar Kita
Keterangan Gambar : Tim Kepolisian Resor Serdang Bedagai (Polres Sergai) membantu kepulangan satu keluarga asal Cipulir, Jakarta Selatan. Kamis (28/5/2026).
RADARMEDAN.COM, SERGAI – Nasib kurang beruntung dialami oleh satu keluarga asal Cipulir, Jakarta Selatan. Niat hati ingin berziarah ke makam orang tua di Medan, Sumatera Utara, Masitoh Ainun Lubis (40), suaminya Radi (43), beserta dua anak mereka justru kehabisan ongkos saat hendak pulang.
Beruntung, di tengah kelelahan setelah berjalan kaki tak menentu, keluarga ini mendapat pertolongan dari jajaran Kepolisian Resor Serdang Bedagai (Polres Sergai). Pihak kepolisian akhirnya membiayai dan memfasilitasi kepulangan mereka ke Jakarta pada Kamis (28/5/2026).
Numpang Truk hingga Jalan Kaki
Kisah bermula saat Masitoh mendapat kabar dari media sosial Facebook bahwa orang tuanya meninggal dunia. Sekitar dua pekan sebelum Iduladha, mereka nekat berangkat dari Jakarta menuju Medan dengan bekal uang seadanya.
Karena dana yang mepet, dari Jakarta mereka hanya sanggup membeli tiket bus sampai Bandar Lampung. Sisa perjalanan jauh menuju Medan mereka tempuh dengan cara menumpang truk barang (estafet).
Setelah tiga hari berada di Medan dan selesai berziarah, keluarga ini kebingungan untuk pulang karena uang sudah benar-benar habis. Mereka terpaksa berjalan kaki menyusuri jalanan hingga akhirnya ada warga yang iba dan memberikan uang Rp50 ribu. Uang itu mereka pakai untuk naik angkutan umum hingga turun di kawasan Perbaungan, Sergai.
Dari Perbaungan, Masitoh dan keluarganya kembali berjalan kaki hingga akhirnya tiba di Polsek Teluk Mengkudu. Melihat kondisi keluarga yang kelelahan dan kelaparan, polisi setempat langsung turun tangan memberikan makanan dan minuman.
Dibelikan Tiket Bus ke Jakarta
Pemulangan keluarga ini difasilitasi langsung oleh Kasat Narkoba Polres Sergai, AKP Erikson David didampingi Ipda Brimen Sihotang. Anggota polisi tersebut mengantarkan Masitoh sekeluarga ke loket bus ALS di Kampung Pon dan membelikan tiket penuh agar mereka bisa kembali ke Jakarta dengan nyaman.
"Kami berharap kehadiran Polri dapat dirasakan langsung, khususnya dalam membantu warga yang sedang benar-benar membutuhkan pertolongan di jalan," ujar AKP Erikson.
Bantuan spontan ini disambut haru oleh Masitoh. Ia tak henti-hentinya bersyukur keluarganya bisa segera pulang. "Terima kasih banyak kepada bapak-bapak di Polres Sergai yang sudah menolong kami. Semoga Polri makin sukses dan terus mengayomi masyarakat kecil seperti kami," tuturnya.
Dikonfirmasi secara terpisah, Kasi Humas Polres Sergai, AKP Bringin Jaya, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut langkah ini adalah wujud nyata tugas polisi di bidang kemanusiaan.
"Benar, Polres Sergai telah memfasilitasi pasutri yang kehabisan ongkos tersebut. Ini bukti bahwa polisi hadir tidak hanya soal penegakan hukum, tapi juga punya kepedulian sosial untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dari mana pun mereka berasal," jelas AKP Bringin.
Pihak Polres Sergai juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menghubungi layanan Call Center 110 apabila mengalami kondisi darurat, kesulitan di jalan, atau mengetahui adanya tindak kejahatan. (HM/PE)
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .