Kinerja Kapolsek Bilah Hilir Dinilai Lemah, Spanduk Keresahan Warga Bilah Hilir pun Terbentang
Oleh : Radar Medan | 25 Agu 2021, 11:01:22 WIB | 👁 1535 Lihat Daerah
RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU,- Warga Kecamatan Bilah Hilir nampaknya sudah kehilangan kesabaran. Diduga akibat semakin maraknya peredaran Narkoba serta minimnya penindakan, sejumlah wadah yang mewakili suara masyarakat Kecamatan Bilah Hilir, terpaksa harus membentangkan spanduk kritikan di sejumlah titik di Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, hingga viral dimedia sosial dan menjadi bahan perbincangan masyarakat, Selasa (24/08/2021).
Amatan dilapangan, spanduk kritikan tersebut disebar di tiga titik, yang pertama di Jalan Lintas, tepatnya di atas jembatan Titi Panjang Negerilama isinya tertulis 'Pak Kapolres !! Masyarakat Kecamatan Bilah Hilir Butuh Kapolsek Yang Serius Berantas Narkoba'
Di titik selanjutnya di Pusat Kota Negeri Lama, tepatnya di depan Bank Sumut, yang isinya 'Pak Bos!!! Jangan Bermain Di Dua Peran. Jadi Malaikat Dan Jadi Setan. Narkoba Jangan Dijadikan Ajang Kesempatan Untuk Tambahan Penghasilan'
Kemudian di Simpang Bangun Sari Negerilama isinya tertulis 'Pak Bos !!! Narkoba Itu Harus Dibasmi Bukan Jadi Tambahan Gaji. Ingat Jangan Jadi Penghianat Negeri'
Ada pun wadah atau organisasi yang menyampaikan aspirasi lewat spanduk itu yakni, Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Kecamatan Bilah Hilir, Jaringan Pemuda Remaja Masjid Indonesia (JPRMI), Gerakan Anti Narkotika (Granat), Persatuan Aktivis Wartawan Pantai Timur ( PAWAPATI), Persatuan Wartawan Bilah Hilir ( Perwabih), Pemuda Batak Bersatu ( PBB) Bilah Hilir dan Sanggar Seni Kota Gamak (SSKG).
Ketua Granat Kecamatan Bilah Hilir Benny, akrab disapa Adek kepada wartawan mengatakan, spanduk itu dinaikkan sebagai bentuk rasa kekecewaan terhadap lemahnya pemberantasan narkoba di Bilah Hilir.
Selain itu lanjutnya, ada oknum - oknum atau elemen tertentu yang menjadikan narkoba sebagai tambahan pendapatan.
Adek juga menyayangkan kinerja Kapolsek Bilah Hilir AKP Syafei Lubis, mendekati masa baktinya di kepolisian, kinerjanya dinilai semakin melempem dalam hal pemberantasan narkoba yang sudah begitu merajela di wilayah hukumnya.
"Sangat lemah, jelang habis masa baktinya, peredaran narkoba di daerah kita ini sudah sangat merajalela. Karena itu kami berharap, siapa pun yang diamanatkan oleh Kapoldasu nantinya menjabat sebagai Kapolsek di Bilah Hilir, benar - benar yang serius memberantas narkoba di daerah ini," ujarnya.
Dikatakan lagi, kinerja Kanit Reskrim Polsek Bilah Hilir dibawah kepemimpinan Iptu Amlan pun tidak menunjukkan perubahan yang lebih baik dibanding Kanit Reskrim sebelumnya.
"Awalnya kita berharap dimasa Kanit Reskrim yang baru ini pemberantasan narkoba lebih meningkat dari kinerja Kanit Res sebelumnya. Ternyata jauh dibawah kinerja Kanit Res sebelumnya," sebut Adek.
Terpisah, Ketua Pemuda Batak Bersatu ( PBB) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Bilah Hilir Sanggam Simanjuntak, melalui sekretarisnya Berman Sinaga, juga melontarkan hal yang senada.
Untuk menjaga generasi muda agar tidak terjerumus dalam dunia hitam itu, dirinya meminta kepada aparat Kepolisian untuk dapat menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam peredaran Narkoba di Kecamatan Bilah Hilir siapa pun orangnya tanpa terkecuali.
"Agar daerah yang kita cintai ini bebas dari penyalahgunaan narkotika maupun obat obatan berbahanya lainnya," kata pria yang mengaku nomornya pernah diblokir Kapolsek Bilah Hilir AKP Syafei Lubis.
Menurut Berman, Kapoldasu mau pun Kapolres harus mampu menempatkan personil, khususnya Kapolsek yang benar - benar punya tekad kuat memberantas narkoba.
Narkoba itu musuh di negeri ini. Negeri ini sudah darurat narkoba. Karena itu jangan ada oknum - oknum yang ambil kesempatan atau keuntungan dari narkoba, tambahnya.
"Siapa pun orangnya yang mengambil keuntungan dari narkoba itu sama saja dia penghianat negeri ini. Dia turut menghancurkan masa depan anak bangsa ini," timpal Dedi Azhari perwakilan dari Perwabih.
Kapolsek Bilah Hilir AKP A Syafei Lubis, saat dimintai tanggapanya melalui WhatsApp terkait spanduk kritikan tersebut, hingga berita ini dikirim ke redaksi belum bersedia memberikan jawaban. (BS)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .