Kesedihan Kahiyang Ayu di Malam Keakraban Jambore TP PKK, Tahun Depan Harus Lebih Baik Lagi
Oleh : Radar Medan | 14 Sep 2024, 14:22:03 WIB | 👁 650 Lihat Berita Kota
RADARMEDAN.COM - Rona kesedihan terpancar di wajah Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu di malam keakraban yang digelar usai Jambore TP PKK Kota Medan Tahun 2024 di Hotel Niagara Parapat, Jumat (13/9) malam. Sebab, jambore ini yang terakhir kali dilakoninya bersama seluruh kader.
Kebersamaan yang dirajut selama bersama seluruh kader dalam upaya memajukan TP PKK Kota Medan sangat membekas bagi ibu tiga anak yang selama ini dikenal sangat ramah dan murah senyum tersebut. Berbagai penghargaan maupun piala berhasil diraih berkat kebersamaan dan kolaborasi yang dijalin.
Dengan suara lirih karena menahan kesedihan yang mendalam, Kahiyang Ayu dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader PKK atas kolaborasi yang selama ini dijalin.
“Tanpa bantuan bapak ibu yang hebat ini, kita tidak mungkin berhasil mendapatkan berbagai juara dan hadiah tersebut,” kata Kahiyang Ayu.
Dengan mata mulai memerah dan berkaca-kaca, Kahiyang Ayu mengatakan apa yang telah diraih selama ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi ke depannya.
“Saya berharap tahun depan PKK dan Pemko Medan bisa menjadi lebih baik lagi serta mendapatkan hadiah yang lebih banyak di setiap perlombaan yang diikuti,” harapnya.
Usai Kahiyang Ayu menyampaikan sambutan, seluruh kader pun tak kuasa menahan tangis. Bulir air mata membasahi pipi, sebab mereka sadar tahun depan sudah tidak bersama dengan Kahiyang Ayu karena sudah berakhir masa jabatannya sebagai Ketua TP PKK Kota Medan.
Selanjutnya dalam malam keakraban yang juga dihadiri Pj Ketua DWP Kota Medan Isabella Topan Ginting, Kepala Dinas P3APM&PPKB Edliaty ini, Kahiyang Ayu juga turut menyerahkan hadiah kepada para kelompok kader PKK yang berhasil menjadi pemenang dalam permainan tersebut.
Sebelumnya, pagi harinya, keseruan dan kekompakan terlihat dalam Jambore TP PKK Kota Medan Tahun 2024. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk bersama satukan langkah dan persepsi sehingga setiap program kerja dapat terlaksana dengan baik.
Acara pun semakin meriah tatkala Kahiyang Ayu ikut bermain game bersama ratusan kader yang merupakan kader PKK Kota Medan, Ketua TP PKK Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Medan.
Kahiyang Ayu terlihat luwes dan penuh semangat mengikuti berbagai permainan yang mengasah konsentrasi dan kekompakan itu hingga selesai. Para peserta juga begitu antusias dan bersemangat mengikuti berbagai permainan yang dapat memupuk kebersamaan dan melatih kekompakan di antara kader.
Berbagai kegiatan digelar dalam Jambore PKK Kota Medan, diantaranya senam outbond, ice breaking, grouping per peserta, jogetin, ombus - ombus, waternet, blin ball dan pena raksasa. Selain itu para kader PKK juga mengikuti jambore yang dipandu oleh pembimbing profesional tersebut.(rHM/pe)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .