Kapolda Papua Barat Pimpin Langsung Pencarian Iptu Tomi Marbun

Oleh : Radar Medan | 27 Apr 2025, 09:20:20 WIB | 👁 1089 Lihat
Nasional
Kapolda Papua Barat Pimpin Langsung Pencarian Iptu Tomi Marbun

Keterangan Gambar : Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., menyampaikan bahwa pencarian dilakukan dengan sangat hati-hati, Operasi SAR Polda Papua Barat 2025 yang tergabung dalam Operasi Alfa Bravo Moskona 2025 Mabes Polri terus mengintensifkan pencarian terhadap Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Iptu Tomi Samuel Marbun, S.Trk, yang dilaporkan hilang beberapa bulan lalu.


RADARMEDAN.COM, Teluk Bintuni, Sabtu, 26 April 2025 — Misi kemanusiaan melalui Operasi SAR Polda Papua Barat 2025 yang tergabung dalam Operasi Alfa Bravo Moskona 2025 Mabes Polri terus mengintensifkan pencarian terhadap Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Iptu Tomi Samuel Marbun, S.Trk, yang dilaporkan hilang beberapa bulan lalu.

Memasuki hari keempat, upaya pencarian dimulai sejak pagi melalui dua jalur: penyisiran menggunakan longboat menyusuri Kali Rawara di tiga zona pencarian  Zona Merah, Zona Kuning, dan Zona Hijau serta penyisiran darat dengan berjalan kaki menembus hutan lebat dan rawa-rawa.

Fokus pencarian difokuskan di wilayah yang dikategorikan sebagai Zona Merah, yakni area rawan perlintasan KKB yang diyakini sebagai titik hilangnya korban. Zona Merah memiliki luas area sekitar 132 kilometer persegi, membentang sepanjang 22 kilometer mengikuti aliran Kali Rawara, dengan lebar pencarian kurang lebih 300 meter dari bibir kali di sisi kiri dan kanan, menyesuaikan kontur serta hambatan medan.

Kegiatan penyisiran darat dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., bersama 120 personel gabungan, terdiri atas 60 personel SAR Brimob, 50 personel pengamanan Brimob, dan 10 personel Polres Teluk Bintuni. Seluruh tim bergerak dengan berjalan kaki, menyusuri setiap sektor secara menyeluruh.

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., menyampaikan bahwa pencarian dilakukan dengan sangat hati-hati, meneliti setiap bagian area yang dilintasi.

“Selain penyisiran menggunakan perahu, personel juga melakukan pencarian darat dengan berjalan kaki, menyisir semak belukar, hutan belantara, tumpukan kayu, hingga area-area tersembunyi di sepanjang tepian kali," ujarnya.

Operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga ditemukan titik terang keberadaan Iptu Tomi. Polda Papua Barat menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan proses ini secara tuntas dan memberikan kejelasan bagi keluarga serta institusi.

"Kami mengharapkan kesabaran dari semua pihak terhadap hasil proses pencarian ini. Proses pencarian telah diupayakan secara maksimal, namun terdapat hambatan alam seperti hujan lebat, angin kencang, kuatnya arus sungai pasca-hujan, serta medan hutan lebat dan rawa-rawa. Kami juga mempertimbangkan keselamatan personel di lapangan," pungkas Kombes Benny.

Iptu Tomi Marbun Hilang Saat Penyeberangan Sungai di Tengah Operasi Gabungan di Teluk Bintuni

Dikutip dari Tempo, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Teluk Bintuni, Iptu Tomi Samuel Marbun, dilaporkan hilang saat melakukan penyeberangan sungai di Distrik Moskona, Papua Barat, pada Rabu, 18 Desember 2024. Hilangnya Iptu Tomi terjadi saat operasi gabungan untuk memantau aktivitas Marthen Aikingking, pentolan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Juru Bicara Jaringan Damai Papua (JDP), Yan Christian Warinussy, dalam keterangan tertulis pada Jumat, 20 Desember 2024, menjelaskan bahwa kontak senjata terjadi antara pasukan Polres Teluk Bintuni dan anggota TPNPB Batalion Moskona saat rombongan menyisir dari Kampung Meyes menuju Moskona Barat. Dalam insiden tersebut, pasukan Polres melarikan diri dengan menggunakan perahu fiber untuk menyeberangi sungai. Di tengah kepanikan itu, Iptu Tomi dilaporkan tenggelam dan hingga kini belum ditemukan, sementara 14 anggota lainnya berhasil selamat.

Yan menegaskan bahwa kontak senjata tersebut bukan merupakan serangan terencana dari militer Indonesia terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), melainkan terjadi secara spontan. Ia meminta publik tidak disesatkan oleh informasi yang tidak akurat.

Di sisi lain, Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, mengklaim bahwa baku tembak tersebut merupakan serangan dari militer Indonesia terhadap markas mereka di Batalion Moskona.

Upaya pencarian terhadap Iptu Tomi terus dilakukan oleh tim gabungan TNI-Polri. Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XVIII/Kasuari Papua Barat mengerahkan dua batalyon, yakni Yonif 763 Teluk Bintuni dan Satgas Yonif 642/Kps, untuk melakukan patroli intensif di lokasi kejadian.

Setelah dua tahap pencarian belum membuahkan hasil, Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Choiruddin Wachid, menyatakan optimisme terhadap tahap ketiga pencarian yang diharapkan dapat memberikan hasil maksimal. Ia juga mengundang jurnalis untuk meliput langsung proses pencarian guna memastikan transparansi informasi kepada publik.(HM/pe)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas