JNE Dorong UMKM untuk Go Online Melalui Program Cakap Sama JNE

Oleh : Radar Medan | 27 Jan 2021, 19:14:09 WIB | 👁 1568 Lihat
Ekonomi
JNE Dorong UMKM untuk Go Online Melalui Program Cakap Sama JNE

Keterangan Gambar : Webinar yang digagas oleh JNE antusias diikuti warganet(humas /PR)


RADARMEDAN.COM - Keberadaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di masa pandemi covid-19 yang masih mewabah seperti sekarang ini, senantiasa berjuang agar dapat terus bertahan demi melangsungkan dan meningkatkan produk-produk bisnis penjualan mereka. Dengan perubahan perilaku berbelanja dari offline ke online, UMKM dituntut untuk dapat beradaptasi dan berinovasi secara digital. Hal termudah yang dapat di terapkan para pelaku UMKM adalah dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana berjualan produk-produk mereka.

Menyikapi hal ini, JNE yang sangat peduli kepada UMKM melalui program Cakap Sama JNE menyelenggarakan seminar online bertajuk 2021 Go Online via platform Zoom, Selasa (26/1/2021). Untuk mengikuti webinar ini, peserta tidak dipungut biaya. Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Cabang JNE Medan, Fikri Alhaq Fachryana, yang dalam sambutannya menyampaikan, bahwa seminar online ini merupakan bagian dari CSR JNE Medan. 

“Situasi pandemi Covid-19 menghadirkan tantangan baru bagi dunia usaha, khususnya bagi para pelaku UMKM. Terlebih setelah pandemi Covid 19 memaksa masyarakat untuk go digital, "katanya. 

 3 supporting system Ekonomi Digital adalah Logistik, Financial Tech, dan Media Market. JNE adalah perusahaan Logistik terbesar di Indonesia, tentu memiliki komitmen dan kewajiban untuk membangun Ekonomi Digital.

“Pendaftaran peserta seminar di buka selama 6 hari, antusiasme pendaftar mengakibatkan kami membatasi peserta sebanyak 75 peserta saja, bahkan ada yang sampai nonton bareng, seperti ibu-ibu dari IPEMI (Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia) Cabang Tebing Tinggi. Untuk itu, kami sangat mengapresiasi semangat dan antusiasme masyarakat dalam mengikuti webinar ini. Acara ini merupakan program yang kami beri nama Cakap Sama JNE. Perdana di 2021 kami lakukan untuk menaikan kelas Digital Marketing para Online Seller, dengan tujuan untuk mengedukasi dan memiliki tempat berjualan di berbagai media, yang disebut OMNI Channel, dimana Online Seller tidak hanya berjualan di marketplace tetapi juga harus dapat berjualan media sosial agar mudah dikenal, "katanya. 

Acara ini turut menghadirkan narasumber para wirausahawan sukses dan professional di bidangnya. Ada 2 narasumber yang mengisi materi webinar kali ini, yaitu Alween Ong dan Qonitah Az-Zahra. Keduanya mengaku senang dapat berkontribusi dalam kegiatan ini. Alween Ong yang merupakan seorang Sociopreuner dalam materinya yang berjudul “Langkah Memulai Bisnis Untuk Go Online” menyampaikan langkah memulai bisnis untuk Go Online adalah kita harus menentukan segmen pasar kita terlebih dahulu, kemudian kita dapat menentukan produk apa yang cocok kita jual. 

Setelah itu pastikan produk tersebut unik dan berbeda dari yang lain sehingga produk kita dapat di kenal lebih dan lebih melekat di ingatan para pembeli. 

“Dalam berbisnis yakinlah kita sudah punya rezeki masing-masing, bangkitlah tanpa harus menjatuhkan bisnis orang lain. Apapun bisnisnya selagi baik maka dimulai saja, seiring berjalannya waktu kita akan semakin banyak belajar dan memiliki pengalaman dalam berbisnis. Intinya jangan malu dan takut untuk memulai”, ungkapnya.

Materi dilanjutkan oleh Qonitah Azzahra yang membawakan tema tips dan trik mendapatkan orderan dari sosial media mengatakan begitu banyak peluang bisnis di sosial media, jadi sebaiknya digunakan sebagai sarana untuk berjualan. Memulai jualan online tidak perlu dengan modal besar, menjadi dropshipper suatu produk, perhatikan konten untuk di posting di sosial media terutama instagram, mengandung informasi dan menghibur. 

"Cantumkan informasi yang jelas di profil sosial media kita terkait nama usaha, alamat dan kontak yang dapat di hubungi. Feed yang menarik pada instagram akan lebih di sukai oleh para calon pembeli, maka persiapkan konten-konten yang menarik untuk di posting,"ujarnya.

Tercatat ada puluhan pertanyaan yang dilontarkan oleh peserta dan keseruan acara semakin bertambah karena JNE membagikan voucher belanja kepada peserta lewat kuis selesai pemaparan materi. Sesuai dengan tagline JNE, “Connecting Happiness” menyambungkan kebahagiaan, kepedulian JNE terhadap para pelaku UMKM memicu JNE untuk dapat terus berkontribusi lebih baik lagi dalam mendorong kemajuan ekonomi digital.

JNE telah lebih dari 3 tahun menginisiasi Go Digital Marketing. Diketahui tak hanya webinar online ini, JNE juga memiliki program edukatif lainnya seperti pelatihan design grafis yang lulusannya diminta untuk berkontribusi membantu para pelaku UMKM, program pendampingan dan tarif khusus pengiriman bagi pelaku UMKM yang Go Online, serta pengadaan community development yang tersebar dibeberapa titik di Sumatera Utara yaitu ruangan gratis yang dapat digunakan oleh pelaku UMKM yang ingin mengadakan diskusi dan pelatihan bagi kelompoknya.(humas /PR) 


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas