Jelang 2 Hari Pencoblosan, Elektabilitas Bobby-Surya Unggul Jauh
Oleh : Radar Medan | 25 Nov 2024, 09:15:04 WIB | 👁 630 Lihat Politik
Keterangan Gambar : H-2 Pemilihan Gubernur Sumatera Utara periode 2024 - 2029 yang berlangsung 27 November 2024 KPU Sumut menetapkan massa tenang.
RADARMEDAN.COM - Pemilihan Gubernur Sumatera Utara periode 2024 - 2029 yang berlangsung 27 November 2024 tinggal menghitung hari. Saat ini KPU Sumut menetapkan massa tenang.
Kedua pasang calon yang mengikuti kontestasi Pilgubsu dilarang menggelar kampanye terbuka ataupun kegiatan yang sifatnya mengajak masyarakat untuk memilih.
Bila melihat kekuatan berdasarkan kegiatan pasangan calon saat kampanye, hasil survey dan juga aktivitas masyarakat, pasangan calon nomor urut 1 Bobby Nasution - Surya kemungkinan akan unggul jauh dari kandidat lain yakni, Edy Rahmayadi - Hasan Sagala.
Hasil survey yang dilakukan beberapa lembaga seperti Litbang Kompas, Indikator Politik Indonesia dan lainnya menunjukkan pasangan Bobby - Surya unggul jauh dari pesaingnya.
Bahkan, pasangan nomor urut 1 itu unggul jauh dari pasangan nomor urut 2, 62% berbanding 29% hasil survey Indikantor. Sementara Litbang Kompas berada di angka 50% berbanding berbanding 28%.
Diprediksi angka angka ini tidak jauh berbeda nantinya pada saat selesai pencoblosan.
Alasannya, Bobby memiliki mesin partai pengusung yang kuat ditambah relawan yang aktif dan agresif mengkampanyekan program Bobby - Surya sampai ke akar rumput. Hal ini menjadi kekuatan plus yang dimiliki pasangan yang diusung sejumlah partai politik itu.
Berbeda dengan Edy yang hanya mengandalkan satu dua partai politik. Tak itu, Bobby juga masif melakukan kampanye - kampanye di daerah pelosok pelosok Sumatera Utara walaupun sekadar bertatap muka dan bertegur sapa dengan masyarakat yang selama ini tidak tersentuh atau belum merasakan kehadiran pemerintah.
Kampanye terakhir juga menunjukkan bagaimana semangat bersama antara pasangan calon, relawan, simpatisan dan juga kader partai pendukung untuk mewujudkan Kolaborasi Sumut Berkah sangat terasa dan nyata. Inilah menjadikan Bobby - Surya unggul dari kandidat lainnya di kontestasi Pilgubsu 2024 nanti.
Ketua DPD Demokrat Sumut, M Lokot Nasution saat kampanye akbar terakhir Bobby - Surya mengungkapkan, pihaknya memang menargetkan Bobby - Surya menang di atas 65% ke atas. Hal ini sudah menjadi ketetapan bersama oleh seluruh partai pengusung.
“Mari sama sama kita menangkan pasangan Bobby – Surya pada 27 November nanti di atas 65%,” ungkapnya.
Ketua Tim Pemenangan Bobby – Surya, Hinca Panjaitan juga menegaskan, salah satu alasan kuat kenapa masyarakat Sumatera Utara memilih Bobby Nasution dan Surya sebagai gubernur – wakil gubernur periode 2024 -2029 karena pasangan ini tidak akan meninggalkan siapapun begitu keduanya dilantik. Sebab, pasangan ini mengusung tagline Kolaborasi Sumut Berkah.(HM/PE)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .