Jalan Rusak Parah, Warga Desa Janjiraja dan Holbung di Samosir Perbaiki Jalan Secara Swadaya

Oleh : Radar Medan | 17 Nov 2022, 21:53:15 WIB | 👁 3208 Lihat
Daerah
Jalan Rusak Parah, Warga Desa Janjiraja dan Holbung di Samosir Perbaiki Jalan Secara Swadaya

RADARMEDAN.COM, SAMOSIR  - Kecewa terhadap pemerintahan, karena jalan menuju desanya tidak kunjung diperbaiki, warga  desa Janjiraja dan Holbung, Kecamatan Sitiotio, Kabupaten Samosir adakan gotong royong secara swadaya memperbaiki jalan yang rusak.

Swardi Aritonang, S.H, M.H  putra daerah yang juga perantau melontarkan kekecewaannya terhadap pemerintahan karena jalan menuju desanya tidak kunjung diperbaiki. 

"Sejak jalan dibuka sekitar tahun 1990 an, ketika itu kedua desa tersebut masih masuk wilayah Kabupaten Tapanuli Utara hingga dilakukan pemekaran menjadi wilayah kabupaten Toba Samosir dan pemekaran lagi menjadi Kabupaten Samosir. Namun, tetap saja tidak mengalami perubahan perbaikan," ucap Swardi melalui telepon selulernya, Rabu (16/11/2022).

Swardi juga mengatakan, sepanjang kurang lebih 5 KM kondisinya rusak parah. Bahkan tak jarang ketika musim hujan pengendara  hingga bermalam di jalan menunggu jalan kering karena licin.

"Warga sudah sering bermalam dijalan pada saat musim hujan karena jalan licin, dan warga juga tidak ada yang mau ambil resiko," kata advokat yang sering mengadvokasi  warga perumahan  dan apartemen ini.

Ia juga menjelaskan, warga adakan gotong royong perbaiki jalan secara swadaya karena sudah sering mengusulkan agar jalan tersebut diperbaiki oleh pemerintah. Namun belum juga kunjung mendapat perhatian yang serius dari pemerintahan.

"Itu sudah beberapa kali pergantian Bupati hingga saat ini tidak juga memberi perhatian terhadap kondisi jalan tersebut, semenjak tahun 2018 ruas jalan tersebut sudah ditetapkan menjadi jalan Provinsi sampai saat ini sudah hampir 4 tahun belum juga ada perbaikan  jalan yang menghubungkan kabupaten Humbang Hasundutan dengan Kabupaten Samosir," terang Swardi Aritonang 

Manfaat jalan apabila dibangun, kata Swardi,   itu bisa membangkitkan ekonomi warga kedua desa, yakni desa Janjiraja dan desa Holbung.

"Apabila jalan itu di bangun sejak dulu, mungkin warga di dua desa tersebut akan maju. Contoh, warga bisa mengangkut kopi, sayur mayur dan hasil tani lainnya untuk dipasarkan ke daerah lain, juga meningkatkan daya minat wisatawan untuk berkunjung, karena jalan itu menghubungkan lingkar luar danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata favorit dan sebagai ikon Prawisata Indonesia berbasis keindahan alam," terangnya.

Swardi juga mengatakan, karena warga sudah sangat kecewa terhadap pemerintahan Kabupaten Samosir, beberapa warga meminta pindah Kabupaten ke Humbang Hasundutan karena melihat desa sebelahnya desa Tipang sudah jauh lebih maju.

"Beberapa warga sudah meminta pindah Kabupaten ke kabupaten Humbang Hasundutan, melihat desa tetangga yang kini sangat maju," kata Swardi 

Swardi saat di tanya soal dana perbaikan jalan, ia menjelaskan, karena pemerintah tidak memperhatikannya, warga perantau menggagas upaya perbaikan hingga dilakukan pertemuan - pertemuan untuk mencari solusi agar jalan tersebut dibangun.

"Karena sudah hampir enam tahun jadi perbincangan hangat di media sosial kedua desa itu bersama kepala desa melakukan musyawarah pembentukan panitia pembangunan, dan meyusun proposal, setelah panitia terbentuk dan proposal pembangunan tersusun anggaran pembangunan sudah bisa di prediksi  mencapai tujuh ratus dua puluh delapan juta rupiah," ucap Swardi.

Setelah proposal pembangunan terbentuk,  beberapa dana sudah ada yang terkumpul baik dari masyarakat setempat dan warga perantau.

"Untuk saat ini masih menunggu pengumpulan dana. Namun sudah dilakukan pekerjaan pengerukan dan perataan jalan menggunakan Excavator. Berharap semua warga baik yang tinggal di desa maupun di perantauan memberikan dukungan dana sukarela sehingga dana yang dibutuhkan dapat terkumpul secepatnya, kepada pemerintah, mudah-mudahan juga pemerintah Sumut segera melakukan sentuhan Pembangunan terhadap kedua desa yang jauh tertinggal ini," harap Swardi.

Aken Parlindungan Siringoringo selaku ketua panitia pembangunan jalan saat dihubungi media ini mengatakan, untuk dana pembangunan jalan menuju desa Janjiraja dan desa Holbung murni hasil swadaya masyarakat 2 desa dan warga perantau.

"Untuk dana pembangun murni dari swadaya masyarakat dan warga perantau, tidak ada dana bantuan dari pemerintah Propinsi Sumatera Utara maupun, dari pemerintah Kabupaten Samosir," jelasnya pada media, Rabu (16/11/2022).

Ia juga menjelaskan saat di tanya soal apa ada oknum politik yang menumpangi, Aken menjelaskan, untuk pembangunan tersebut murni dananya dari swadaya masyarakat dan tidak ada oknum yang menumpangi, memang ini sudah masuk tahun politik.

"Sebenarnya saya dari panitia menolak untuk itu, dan untuk saat ini itu masih kita tutup belum terbuka, dan untuk dana yang sudah terkumpul sampai saat ini kurang lebih delapan puluh juta rupiah," tegas Aken selaku ketua panitia pembangunan jalan.

Dilain sisi, Safri Siringoringo selaku tokoh masyarakat juga mengatakan, Untuk pembangunan jalan dananya murni dari swadaya masyarakat dan perantau.

"Sepengetahuan saya tidak ada dananya yang bersumber dari yang lain kecuali dari masyarakat, dan itu juga swadaya,"jelasnya. (JS)/red PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya
jeanhakim.jpg

Dalam 10 Hari Polisi Tuntaskan Kasus Pembakaran Rumah Hakim PN Medan, Ini Kronologinya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔15:13:13, 21 Nov 2025

RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .

Berita Selengkapnya
peran_media.jpg

Menjaga Profesionalisme: Saling Memahami Tupoksi Pejabat Negara dan Wartawan

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:54:55, 18 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .

Berita Selengkapnya
content.jpg

Inilah 30 Media Online Terpopuler di Sumatera Utara Versi Chat GPT

🔖 TEKNOLOGI 👤Radar Medan 🕔14:16:59, 03 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025. Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas