Jalan Rusak Parah, Warga Desa Janjiraja dan Holbung di Samosir Perbaiki Jalan Secara Swadaya

Oleh : Radar Medan | 17 Nov 2022, 21:53:15 WIB | 👁 3337 Lihat
Daerah
Jalan Rusak Parah, Warga Desa Janjiraja dan Holbung di Samosir Perbaiki Jalan Secara Swadaya

RADARMEDAN.COM, SAMOSIR  - Kecewa terhadap pemerintahan, karena jalan menuju desanya tidak kunjung diperbaiki, warga  desa Janjiraja dan Holbung, Kecamatan Sitiotio, Kabupaten Samosir adakan gotong royong secara swadaya memperbaiki jalan yang rusak.

Swardi Aritonang, S.H, M.H  putra daerah yang juga perantau melontarkan kekecewaannya terhadap pemerintahan karena jalan menuju desanya tidak kunjung diperbaiki. 

"Sejak jalan dibuka sekitar tahun 1990 an, ketika itu kedua desa tersebut masih masuk wilayah Kabupaten Tapanuli Utara hingga dilakukan pemekaran menjadi wilayah kabupaten Toba Samosir dan pemekaran lagi menjadi Kabupaten Samosir. Namun, tetap saja tidak mengalami perubahan perbaikan," ucap Swardi melalui telepon selulernya, Rabu (16/11/2022).

Swardi juga mengatakan, sepanjang kurang lebih 5 KM kondisinya rusak parah. Bahkan tak jarang ketika musim hujan pengendara  hingga bermalam di jalan menunggu jalan kering karena licin.

"Warga sudah sering bermalam dijalan pada saat musim hujan karena jalan licin, dan warga juga tidak ada yang mau ambil resiko," kata advokat yang sering mengadvokasi  warga perumahan  dan apartemen ini.

Ia juga menjelaskan, warga adakan gotong royong perbaiki jalan secara swadaya karena sudah sering mengusulkan agar jalan tersebut diperbaiki oleh pemerintah. Namun belum juga kunjung mendapat perhatian yang serius dari pemerintahan.

"Itu sudah beberapa kali pergantian Bupati hingga saat ini tidak juga memberi perhatian terhadap kondisi jalan tersebut, semenjak tahun 2018 ruas jalan tersebut sudah ditetapkan menjadi jalan Provinsi sampai saat ini sudah hampir 4 tahun belum juga ada perbaikan  jalan yang menghubungkan kabupaten Humbang Hasundutan dengan Kabupaten Samosir," terang Swardi Aritonang 

Manfaat jalan apabila dibangun, kata Swardi,   itu bisa membangkitkan ekonomi warga kedua desa, yakni desa Janjiraja dan desa Holbung.

"Apabila jalan itu di bangun sejak dulu, mungkin warga di dua desa tersebut akan maju. Contoh, warga bisa mengangkut kopi, sayur mayur dan hasil tani lainnya untuk dipasarkan ke daerah lain, juga meningkatkan daya minat wisatawan untuk berkunjung, karena jalan itu menghubungkan lingkar luar danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata favorit dan sebagai ikon Prawisata Indonesia berbasis keindahan alam," terangnya.

Swardi juga mengatakan, karena warga sudah sangat kecewa terhadap pemerintahan Kabupaten Samosir, beberapa warga meminta pindah Kabupaten ke Humbang Hasundutan karena melihat desa sebelahnya desa Tipang sudah jauh lebih maju.

"Beberapa warga sudah meminta pindah Kabupaten ke kabupaten Humbang Hasundutan, melihat desa tetangga yang kini sangat maju," kata Swardi 

Swardi saat di tanya soal dana perbaikan jalan, ia menjelaskan, karena pemerintah tidak memperhatikannya, warga perantau menggagas upaya perbaikan hingga dilakukan pertemuan - pertemuan untuk mencari solusi agar jalan tersebut dibangun.

"Karena sudah hampir enam tahun jadi perbincangan hangat di media sosial kedua desa itu bersama kepala desa melakukan musyawarah pembentukan panitia pembangunan, dan meyusun proposal, setelah panitia terbentuk dan proposal pembangunan tersusun anggaran pembangunan sudah bisa di prediksi  mencapai tujuh ratus dua puluh delapan juta rupiah," ucap Swardi.

Setelah proposal pembangunan terbentuk,  beberapa dana sudah ada yang terkumpul baik dari masyarakat setempat dan warga perantau.

"Untuk saat ini masih menunggu pengumpulan dana. Namun sudah dilakukan pekerjaan pengerukan dan perataan jalan menggunakan Excavator. Berharap semua warga baik yang tinggal di desa maupun di perantauan memberikan dukungan dana sukarela sehingga dana yang dibutuhkan dapat terkumpul secepatnya, kepada pemerintah, mudah-mudahan juga pemerintah Sumut segera melakukan sentuhan Pembangunan terhadap kedua desa yang jauh tertinggal ini," harap Swardi.

Aken Parlindungan Siringoringo selaku ketua panitia pembangunan jalan saat dihubungi media ini mengatakan, untuk dana pembangunan jalan menuju desa Janjiraja dan desa Holbung murni hasil swadaya masyarakat 2 desa dan warga perantau.

"Untuk dana pembangun murni dari swadaya masyarakat dan warga perantau, tidak ada dana bantuan dari pemerintah Propinsi Sumatera Utara maupun, dari pemerintah Kabupaten Samosir," jelasnya pada media, Rabu (16/11/2022).

Ia juga menjelaskan saat di tanya soal apa ada oknum politik yang menumpangi, Aken menjelaskan, untuk pembangunan tersebut murni dananya dari swadaya masyarakat dan tidak ada oknum yang menumpangi, memang ini sudah masuk tahun politik.

"Sebenarnya saya dari panitia menolak untuk itu, dan untuk saat ini itu masih kita tutup belum terbuka, dan untuk dana yang sudah terkumpul sampai saat ini kurang lebih delapan puluh juta rupiah," tegas Aken selaku ketua panitia pembangunan jalan.

Dilain sisi, Safri Siringoringo selaku tokoh masyarakat juga mengatakan, Untuk pembangunan jalan dananya murni dari swadaya masyarakat dan perantau.

"Sepengetahuan saya tidak ada dananya yang bersumber dari yang lain kecuali dari masyarakat, dan itu juga swadaya,"jelasnya. (JS)/red PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas