Ini Cerita Bupati Karo Usai Disuntik Vaksinasi Sinovac
Oleh : Radar Medan | 04 Feb 2021, 15:27:43 WIB | 👁 1832 Lihat Kesehatan
Keterangan Gambar : Forkopimda Kabupaten Karo saat mengikuti vaksinasi Sinovac
RADARMEDAN.COM, KARO -Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH MH orang yang pertama terima suntikan vaksinasi sinovac sebagai pelaksanaan program pemerintah bagian dari memutus mata rantai penularan wabah covid19.
Penyuntikan vaksinasi sinovac ini dilaksanakan, Kamis (4/2) pukul 09.30.WIB di Pendopo rumah dinas bupati, jalan veteran Kabanjahe.
Turut mendampingi Bupati Karo dalam penyuntikan vaksinasi sinovac, Dandim 0205 /TK Letkol Kav Yuli eko Hadyanto, Kajari Karo Denny Ahmad, SH MH, wakil Ketua DPRD Karo Dapit Kristian Sitepu, mewakili Kapolres Tanah Karo Kabag Sumda polres Tanah Karo Kompol SP Anak Ampun, Dansubdenpom I/2-1 Kapten Cpm Dwi Darsono, Asisten 3 Mulianta Tarigan, kadis Kesehatan drg Irna Safrina Meliala, Sekreataris Umum Moderamen GBKP Pendeta Rehpelita Ginting.
Sebelum pelaksanaan penyuntikan dimulai, Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH MH harus melewati meja pertama pemeriksan oleh petugas medis yang telah disiapkan empat meja.
Pemeriksan meja pertama akan dicek suhu tubuh dan pencatatan kelengkapan data lewat KTP yang diminta oleh petugas medis. Pemeriksan meja kedua, petugas medis mengukur tensi dan memberikan pertanyaan sebanyak 16 pertanyaan untuk diisi sebagai syarat melanjutkan tahap berikutnya ke meja penyuntikan.
Lolos pemeriksan meja kedua, maka di meja ketiga Bupati Karo masuk tahapan penyuntikan vaksinasi oleh dr. Lapan sebagai esekutor penyuntikan vaksinasi sinovac.
Saat penyuntikan berlangsung, Terkelin Brahmana mengatakan dirinya sangat tenang dan santai dalam menerima suntikan vaksinasi sinovac sehingga dokter sebagai esekutor dr. Lapan tidak butuh waktu lama menyuntikkan vaksinasi sinovac kepadanya.
Usai ditahapan meja ketiga, imbuh Terkelin maka dirinya menuju petugas medis di meja ke empat yang mana memberikan informasi bahwa dalam penyuntikan vaksinasi Sinovac.
"Saya tenang saja saat disuntik tidak ada yang perlu diragukan tapi waktu 30 menit guna mengetahui reaksi vaksinasi tersebut,"kata Bupati Karo Terkelin Brahmana.
Melihat tahapan tersebut, Terkelin Brahmana memandang bahwa tidak ada yang sulit jika kita sudah siap di vaksinasi, walaupun begitu, reaksi vaksinasi menurut Terkelin belum ada merasakan gejala apa apa, anehnya suntikan tersebut sungguh tidak terasa ketika vaksinasi telah disuntikkan.
"Untuk itu jangan pernah gentar dan takut, seandainya masyarakat atau siapapun diminta divaksinasi, ayo kita ikuti, hilangkan stigma kabar yang berkembang ditengah masyarakat yang menyebutkan vaksinasi tidak bermanfaat," katanya.
Sementara sebagai eksekutor Vaksinasi sinovac dr. Lapan membenarkan telah melakukan penyuntikan vaksinasi kepada Bupati Karo disusul pejabat yang lainnya.
Menurut dr. Lapan, tidak perlu takut dan was was dalam menerima vaksinasi sinovac tersebut, sebab vaksinasi tersebut sangat penting dalam tubuh kita sebagai Pelindung kekebalan dalam menghadapi virus Covid-19.
"Vaksinasi Sinovac disuntikkan lewat bahu lengan dengan jumlah 0,5 ml saja. Ini penting dalam menjaga tubuh agar kebal terhadap virus corona," katanya.
Disamping itu, dokter puskesmas kabanjahe ini menjelaskan bahwa setelah di vaksinasi tahap pertama maka tahap kedua setelah 14 hari maka akan di vaksinasi tahap kedua lagi.
Usai melewati kedua tahapan tersebut, dokter lapan merinci maka setelah 28 hari vaksinasi sinovac akan berfungsi dan menjadi kekebalan dalam tubuh.
"Reaksi ini yang menjadi bemper dan tameng melawan covid19 dalam menyerang tubuh kita,sehingga vaksinasi ini sangat aman disuntikkan,"kata dr Lapan.
Sementara, Kepala Kejaksaan Negri (Kajari) Karo Denny Ahmad,SH MH usai divaksinasi Sinovac kepada wartawan menyampaikan, allhamdullilah, hingga saat ini biasa-biasa saja, rasa suntikannya juga tidak berasa.
" Kita harapkan, agar seluruh lapisan masyarakat bisa di suntik vaksin Sinovac, jangan takut, agar kita bisa menghambat bahkan memutus mata rantai pa demi ini. Disamping itu, walaupun sudah di vaksin, kita tetap menjalankan prokes, karna vaksinasi hanya memperkuat imun tubuh,"harap Kajari(RT/RM/PR )
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .