Infrastruktur Dituding Jadi Hambatan, Kepala Terminal : Infrastruktur Selesai, Jangan Buat Gaduh
Oleh : Radar Medan | 16 Jun 2023, 00:58:03 WIB | 👁 1120 Lihat Daerah
RADARMEDAN.COM, PEMATANG SIANTAR - Angkutan Kota/Desa seluruhnya tidak masuk ke dalam terminal terpadu Tanjung Pinggir karena hambatan Infrastruktur. Hal ini diungkapkan oleh Plt.Kepala Dinas Perhubungan Kota Pematang Siantar Drs.Julham Situmorang, M.Si melalui Kepala Seksi Manajemen Angkutan Tohom Lumbagaol, SH saat dikonfirmasi wartawan (13/06/2023).
“Kami bukan tidak berusaha namun perlu kita ketahui bahwa benar terminal tanjung pinggir telah diresmikan, namun infrastuktur didalam terminal Tanjung Pinggir belum selesai dibenahi," jelasnya
Tohom memberikan keterangan beberapa hal yang perlu dilengkapi.
"Seperti kursi, meja, internet, Pelaku Usaha belum ada seperti Kantin, Kedai nasi dan lainnya yang sangat menentukan dalam pengoperasionalan sebuah terminal," ungkapnya sambil mengatakan jika pihaknya menunggu pihak pengelola terminal untuk menyiapkan semua infrastuktur.
Kepala Terminal Terpadu Tanjung Pinggir Kementerian Perhubungan Tipe A Rita Sinaga, saat diwawancarai oleh wartawan menjelaskan jika Infrastruktur telah dapat digunakan. Kamis, (15/06/2023)
"Pertama kita harus pahami fungsi terminal tipe A itu berfungsi untuk pengawasan dan pengendalian khusus untuk AKAP, akan tetapi karena ada kalimat "TERPADU" maka kita kolaborasi dengan AKDP dan angkutan kota/ Desa," jelas Kepala Terminal Terpadu Tanjung pinggir.
Angkutan kota dalam propinsi (AKDP) dibawah pengawasan Dinas Perhubungan Propinsi, Angkutan kota antar propinsi (AKAP) dibawah pengawasan Kementerian Perhubungan yang diwakili oleh BPTD sementara angkutan Kota/Desa dibawah pengawasan Dinas Perhubungan Kota Pematang Siantar.
Rina menyampaikan jika telah berkoordinasi dan sering berkoordinasi dengan Wali kota Pematang Siantar melalui WhatsApp dan hasil koordinasi itu, diberikan infrastruktur saluran drainase yang akan dilaksanakan pembangunannya tahun ini sebagai wujud dukungan atas hadiah yang diberikan Pemerintah Pusat ke kota Pematang Siantar berupa terminal yang megah.
Rita Sinaga menyampaikan agar satu seragam tidak saling tuding.
"Kita satu kolaborasi jangan saling menuduh, jangan saling menuding, jangan kedengaran buat gaduh. Gak boleh gitu. Apalagi kita seorang pejabat," ungkapnya.
Saat disinggung belum lengkapnya fasilitas di Terminal Terpadu Tanjung Pinggir, Rina menyampaikan jika semua fasilitas sudah tersedia.
"Kemarin datang barang kita 3 kontainer masuk, barangnya semua dari pusat dan kualitasnya lumayan. meja ticketing sudah ada, kursi sudah ada," ucapnya.
Dijelaskannya juga, saat ini ada tenant, statusnya berbayar, baik untuk kantin dan lainnya, dan semua pembayaran masuk dalam Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Ia juga mengatakan jika semua itu bukan dikantongi oleh pihak Terminal Terpadu Tanjung Pinggir.
"Perihal harga listnya, pridenya tergantung luasnya, semua ditentukan KPKLN dan saat ini sudah ada 8 pengusaha, jika ingin datanya maka semua datanya ada di KPKLN", cetusnya.
Ia menambahkan apabila sudah diterbitkan oleh KPKLN maka untuk sistem pembayaran bisa diatur dengan cara pembayaran bulanan, pembayaran harian, pembayaran perjam.
Disela - sela wawancara, Rina mempromosikan ruang terminal yang bisa dipakai untuk acara.
"Diatas kita juga punya lahan luas, bisa dipakai untuk acara masyarakat, reuni, acara anak anak. Dan ruangan tersedia di lantai bawah dan dilantai atas," pungkasnya.
Ia berharap agar Kota Pematang Siantar tidak lagi stagnan tetapi bisa menjadi Kota Pematangsiantar yang berkualitas dan maju karena kota Pematang Siantar ini milik kita. (Andrew Panjaitan)/PE
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .