Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Ingin Peran Satpol PP di Sumut Semakin Tangguh
Oleh : Radar Medan | 11 Mar 2021, 07:10:48 WIB | 👁 1560 Lihat Umum
RAFARMEDAN.COM– Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengatakan peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sangat penting dalam mengawal Peraturan Daerah (Perda). Karenanya, ia ingin organisasi ini semakin kuat dan tangguh dalam menegakkan aturan sesuai tugas pokok dan fungsinya.
Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menggelar apel bersama ratusan personel Satpol PP Sumut di Halaman Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Rabu (10/3). Turut hadir LO BNPB untuk Satgas Penanganan Covid-19 Sumut Dahlan Harahap, Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Azhar Mulyadi, Wakil Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Sumut Arsyad Lubis, Kasatpol PP Sumut Tuahta Ramajaya Saragih, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Irman Oemar, Kepala Dinas Tenaga Kerja Baharuddin Siagian, Kepala BKD Faisal Arif Nasution dan para pejabat lainnya.
Dalam amanahnya, Gubernur menyampaikan bahwa Satpol PP memegang amanah melindungi dan mengamankan organisasi, yakni Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, sebagaimana amanah undang-undang terkait tata kelola pemerintahan. Sehingga tugasnya bagaimana mengawal peraturan (Peraturan Daerah/Perda).
“Kalian ini memegang undang-undang, mengawal peraturan (Perda). Jadi kalau ada yang mengganggu saya dalam rangka menjalankan tugas, Satpol PP yang harus turun. Kalian harus berani, karena ada payung hukumnya, tetapi bukan dipakai untuk ‘mentang-mentang’ (seenaknya),” sebut Edy Rahmayadi.
Bahkan, Edy menyatakan, pengalamannya selama 32 tahun di TNI, pengamanan berasal dari kesatuan sendiri. Karena itu, Pemprov Sumut yang memiliki satuan pengamanan sendiri, perlu dibekali kemampuan agar dapat memberikan perlindungan sekaligus menegakkan aturan demi menjaga nama baik dan martabat Pemprov Sumut.
“Kalau di beberapa tempat itu ada namanya Polsus (polisi khusus), seperti di perusahaan. Kalau di sini ada Satpol PP. Karena itu kalian harus kuat, nanti semua harus bisa bela diri untuk pertahanan,” sebut Gubernur yang meminta sejumlah personel memperagakan penggunaan senjata double stick.
Edy juga menekankan pentingnya meyakinkan diri untuk memahami bahwa menegakkan kebenaran dan kesetiaan adalah segala-galanya dalam tugas khususnya Satpol PP. Namun kewaspadaan juga menjadi keutamaan.
“Tetap sopan, tidak boleh sekalipun menghindar dari kezaliman. Tingkatkan dan latih dirimu untuk menegakkan kebenaran. Karena Sumatera Utara ini akan bermartabat kalau kalian bawa dengan baik,” harapnya.
Begitu juga keinginan Gubernur agar jumlah personel Satpol PP di Pemprov Sumut mencapai 750 orang atau 1 Batalyon, dengan bentukan setidaknya 5 kompi dan punya pasukan pleton yang memadai. Karenanya ia berharap satuan ini memiliki tim analisis dan deteksi dini terhadap berbagai kemungkinan.(Humas)/PE
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .