Dua Warga di Labuhanbatu Jadi Korban Pengeroyokan Saat Antre di SPBU
Oleh : Radar Medan | 11 Des 2025, 14:12:17 WIB | 👁 812 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Kedua korban pengeroyokan saat melakukan pelaporan di Polsek Bilah Hilir, Rabu (10/12/2025)
RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU - Aksi pengeroyokan terjadi di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di Negerilama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. Lagi-lagi, kejadian tersebut berawal dari adanya salah satu kendaraan yang diduga menyerobot antrean hingga menyebabkan pengendara lainnya tersulut emosi.
Dua orang warga yang menjadi korban pengeroyokan, mengalami luka robek dan lebam di bagian wajah, diketahui sudah melakukan pelaporan
Kapolsek Bilah Hilir, AKP Armen Paisal melalui Kanit Reskrim, IPDA Rico M Sihombing membenarkan tiga orang diduga pelaku sudah diamankan pada Rabu (10/12/2025) sekira pukul 20.00 WIB.
"Masih tiga orang yang berhasil kita amankan, tapi satu orang belum bisa kita pastikan ikut terlibat," ungkap Richo.
"Yang pasti dua orang sudah kita periksa," tambahnya
Untuk saat ini, pihaknya masih mengumpulkan sejumlah alat bukti seperti rekaman CCTV yang ada di SPBU.
"Nanti dari rekaman CCTV kan nampak siapa-siapa pelakunya," tandasnya
Rico masih merahasiakan identitas kedua pelaku yang diamankan, dan berjanji akan memburu pelaku lain, yang diduga masih berada di sekitar wilayah Kecamatan Bilah Hilir.
Sementara itu, korban Sahat Nababan, warga Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir, saat dihubungi, Kamis (11/12/2025) menerangkan kejadian berawal saat dirinya mengikuti antrean cukup lama, pada Selasa (9/12/2025) sekira pukul 19.00 WIB hingga pukul 23.30 WIB.
Saat itu korban melihat ada pengendara roda empat datang dari arah depan dengan posisi mundur, menyerobot antrean guna melakukan pengisian BBM jenis Pertalite.
Karena merasa yang cukup lelah dengan lamanya antrean, korban mengaku tersulut emosi hingga mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas.
"Memang aku mengeluarkan kata kasar, Bab**, tapi bagaimana lah kondisi udah capek antre berjam-jam, tiba-tiba ada mobil dari depan dengan posisi mundur, langsung diisi," kesalnya.
Masih kata korban, setiba gilirannya di pompa pengisian, seorang operator SPBU inisial TH marah dan mengajaknya untuk berduel.
"Tunggu aku di sana ya, main kita, kata operator ini," sebut korban.
"Ngapain harus di situ, di sini kita main, aku bilang gitu," ujarnya.
Lanjut korban, awalnya baku hantam itu terjadi antara rekannya warga Kelurahan Negeribaru Kecamatan Bilah Hilir, S Purba dengan salah seorang yang diduga penyuling BBM.
"Pala tiba-tiba datang yang lain langsung memukul aku," katanya.
Atas kejadian itu korban Sahat Nababan mengalami luka di bagian atas pelipis mata kiri dengan tiga jahitan, sementara rekannya S Purba mengalami lebam di wajah.
Korban berharap para pelaku dihukum sesuai undang-undang yang berlaku, sebab dia merasa tidak mengenal dan tidak pernah menyakiti para pelaku. (BS)/pe
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .