Dinas Pertanian dan PUTR Karo Bahas Penanganan Banjir Lewat Optimasi Lahan Rawa
Oleh : Radar Medan | 27 Mei 2025, 10:38:30 WIB | 👁 773 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Dinas Pertanian dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) menggelar rapat koordinasi bersama tim konsultan dari Lembaga Penelitian Universitas Sumatera Utara (LP USU). Senin 26/5/2025.
RADARMEDAN.COM, KARO - Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas Pertanian dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) menggelar rapat koordinasi bersama tim konsultan dari Lembaga Penelitian Universitas Sumatera Utara (LP USU).
Pertemuan tersebut membahas perencanaan kegiatan Optimasi Lahan Rawa sebagai upaya penanganan banjir yang kerap melanda wilayah Paya Lah Lah, Kecamatan Mardingding dan Lau Baleng, Senin 26/5/2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang didanai oleh Kementerian Pertanian melalui Anggaran Tahun 2025, dengan fokus pelaksanaan di Kabupaten Karo.
Dalam rapat tersebut, tim dari LP USU selaku konsultan yang menangani proses Survei Investigasi Desain (SID) untuk proyek ini memaparkan progres yang telah dicapai. Salah satu poin utama yang diungkap adalah kondisi Sungai Mandin yang menjadi lokasi utama studi.
Tim menjelaskan bahwa berdasarkan hasil survei sementara, ditemukan sejumlah titik penyempitan atau bottle neck pada aliran sungai, khususnya dari area Jembatan Mandin hingga ke muara Kali Alas.
Untuk mengatasi hambatan aliran air yang menjadi salah satu penyebab banjir, LP USU merekomendasikan pelaksanaan normalisasi sungai. Normalisasi ini mencakup pembersihan dan perbaikan alur sepanjang 1,6 kilometer dari Jembatan Mandin ke arah Lau Solu, serta pengerjaan secara spot sepanjang 6 kilometer dari Jembatan Mandin hingga ke hilir Kali Alas.
Total panjang pekerjaan normalisasi yang diusulkan mencapai 7,6 kilometer. Diharapkan, dengan pengerjaan ini, debit air Sungai Mandin dapat mengalir lebih lancar dan tidak meluap saat musim hujan tiba.
Rencana ini pun disambut baik oleh dinas terkait. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo menyatakan bahwa proyek optimasi ini sangat penting bagi masyarakat di Paya Lah Lah, yang selama ini menjadi langganan banjir.
Dinas PUTR berharap sinergi antara pemerintah daerah, lembaga akademik, dan kementerian, permasalahan banjir yang sudah bertahun-tahun terjadi bisa tertangani secara permanen.
Selanjutnya, hasil paparan dan rekomendasi LP USU akan menjadi dasar penyusunan rencana teknis dan pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Dengan dilaksanakannya proyek ini, masyarakat Paya Lah Lah memiliki harapan baru untuk terbebas dari ancaman banjir tahunan yang selama ini mengganggu aktivitas dan mengancam lahan pertanian mereka.
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .