Dinas Pemberdayaan Perempuan Dairi Buka Pelembagaan Pengarusutamaan Gender 2021
Oleh : Radar Medan | 08 Apr 2021, 07:18:18 WIB | 👁 1694 Lihat Umum
RADARMEDAN.COM, DAIRI - Upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender antara laki-laki dan perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan ini sangat penting artinya karena pada kenyataannya kondisi dan posisi perempuan dewasa ini masih dinomor duakan atau sub ordinasi dibanding laki-laki dalam memperoleh akses dan kontrol terhadap perkembangan termasuk dalam berpartisipasi dan menikmati hasil-hasil pembangunan.
Hal itu menjadi pokok pikiran yang disampaikan Bupati Dairi yang diwakili kepala dinas pemberdayaan perempuan, perlindungan anak pengendalian penduduk dan keluarga berencana (P3AP2KB) Kabupaten Dairi Rotua Panjaitan SKM, M.Kes. saat membuka Pelembagaan Pengarusutamaan Gender (PUG) pada kewenangan lembaga kabupaten/kota tahun anggaran 2021 bertempat di Gedung Pesada jalan 45, Rabu (07/04/2021).
Kegiatan ini dihadiri juga oleh Tim vokal point dari 24 organisasi perangkat daerah (OPD) dengan 50 orang peserta yang masing-masing peserta ditentukan oleh pihak OPD terkait. Kegiatan ini pun menghadirkan nara sumber Depi Wahyudi dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Provinsi Sumatera Utara
Rotua Panjaitan S.Km.M.Kes menyebut kegiatan ini sesuai dengan arahan bapak Bupati Dr. Eddy Keleng Ate Berutu bahwa perencanaan dan penganggaran responsif gender bukanlah sebuah proses terpisah dari sistem yang sudah ada. Ia menambahkan persamaan gender adalah buatan manusia bukan takdir. Isu gender muncul untuk mencapai kesetaraan dan keadilan gender melalui pengintegrasian pengalaman, aspirasi, kebutuhan dan evaluasi dari seluruh kebijakan program.
“Melalui kegiatan ini kita ingin menyamakan persepsi para penentu kebijakan program dan kegiatan mulai dari penyusunan perencanaan dan penganggaran supaya terjadi responsif gender, dan dengan kegiatan ini diharapkan minimal ada Satu Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS) dari tiap OPD”, katanya.
Sementara itu, Depi Wahyudi dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Provinsi Sumatera Utara menjelaskan kegiatan ini merupakan kegiatan penyusunan penganggaran yang responsif gender terutama untuk perempuan dan anak.
Depi Wahyudi mengharapkan kegiatan ini akan membawa dampak yang baik bagi Kabupaten Dairi agar pembangunan di Kabupaten Dairi tidak hanya dapat dirasakan dari sisi pemanfaatan kemasyarakatan secara keseluruhan namun juga dari sisi perempuan anak sehingga pembanguan lebih tepat sasaran yang hasilnya dapat dirasakan oleh setiap gender.
Sebagai informasi untuk mendukung kegiatan ini Pemerintah Kabupaten Dairi telah menerbitkan peraturan daerah nomor 6 tahun 2020 tentang pengarusutamaan gender yang diikuti dengan peraturan Bupati tentang petunjuk pelaksanaan peraturan daerah tersebut dan saat ini masih dalam proses fasilitasi di biro hukum Sumatera Utara.(HM)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .