Dinas Kesehatan Tapteng Penyuluhan Napza dan Tes Urine Narkoba Bagi Pelajar
Oleh : Radar Medan | 03 Sep 2019, 15:01:36 WIB | 👁 1866 Lihat Kesehatan
RADARMEDAN.COM, PANDAN – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melaksanakan Penyuluhan Narkotika, Fisikotropika, dan Zat Adiktif (Napza), serta Tes Urine Narkoba di Sekolah Swasta SMK 11 Muhammadiyah Sibuluan, Selasa (03/09/2019).
“Penyuluhan Napza dan Tes Urine Narkoba ini sebagai tindak lanjut Instruksi Bupati Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani mewujudkan Tapanuli Tengah bersih dari bahaya Narkoba. Rangkaian kegiatan ini melibatkan 454 siswa, terdiri atas siswa kelas X dan XI SMK Muhammadiyah 11 Sibuluan.
Siswa kelas XII tidak ikut kegiatan ini karena sedang melaksanaan Praktek Kerja Industri (Prakerin). Hasil tes Urine semuanya negatif narkoba,” kata Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kab. Tapteng Nursyam melalui Kabid Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dedi Irama Gulo yang melaksanakan kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan, bahaya narkoba intens dikampanyekan Bupati Tapteng agar seluruh masyarakat termasuk sekolah-sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Tapteng mendapatkan informasi yang benar terkait bahaya Napza guna mewujudkan generasi bersih dari bahaya rarkoba.
Pada kesempatan itu, Kepala SMK Muhammadiyah 11 Sibuluan Dedy Fahri Sahnur Sihotang, S.Pd mengatakan Bupati Tapteng Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani saat ini fokus memberantas narkoba di Tapteng.
“Kampanye bahaya narkoba ini kita dukung dan kita sambut baik pelaksanaan penyuluhan napza dan tes urine narkoba di SMK Muhammadiyah 11 Sibuluan. Saya berharap kepada anak-anak, siswa SMK Muhammadiyah 11 Sibuluan agar proaktif dalam mendukung program ini,”kata Dedy Fahri Sahnur Sihotang.
Sementara itu, ditempat terpisah Kadis Kesehatan Kab. Tapteng Nursyam, S.K.M, M.Kes menyebutkan Penyuluhan Napza dan Tes Urine Narkoba ini bertujuan untuk mendeteksi sejauh mana konsumsi narkoba di kalangan pendidikan. Penyebaran narkoba saat ini diduga sudah masuk ke berbagai lini, termasuk ke lembaga sekolah dan ke pelosok wilayah Kab. Tapteng. Hal ini disampaikannya di Dinkes Kab. Tapteng, Selasa (03/09/2019).
“Menindaklanjuti arahan Bupati Tapanuli Tengah dalam memberantas bahaya narkoba di Kabupaten Tapanuli Tengah, saya menugaskan kepada Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan saudara Dedi Irama Gulo, ST untuk melaksanakan Penyuluhan Napza dan Tes Urine Narkoba di kalangan pelajar,”kata Nursyam.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak SMK Muhammadiyah 11 Sibuluan yang telah bersedia dan menyambut positif dalam pelaksanaan penyuluhan dan tes urine yang kami laksanakan ini. Program penyuluhan ini akan kami laksanakan semaksimal mungkin agar kalangan pelajar terhindar dari bahaya Narkoba. Kita harus bersama-sama melawan narkoba karena narkoba merusak generasi bangsa,” jelasnya.(humas/PR)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .