Diduga Ini Kronologis Kematian 2 Pria di Kebun PT SAB, Polres Labuhanbatu masih Selidiki
Oleh : Radar Medan | 04 Nov 2019, 06:14:49 WIB | 👁 1482 Lihat Hukum dan Kriminal
RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU - Polres Labuhanbatu masih melakukan penyelidikan intensif atas kematian dua laki-laki yang ditemukan tewas bersimbah darah di PT Sei Ali Berombang (SAB)/KSU Amelia, Rabu (30/10/2019) sore kemarin sekira pukul 18.00.”Masih penyelidikan, Mas. (Tim) masih di lapangan, (pelaku) belum tertangkap,” singkat Kapolres Labuhanbatu, AKBP Agus Darojat, Jumat (1/11/2019).
Seperti diwartakan sebelumnya, usai ditemukannya jenazah Maraden Sianipar (55), akhirnya personel Polsek Panai Hilir berhasil menemukan jenazah Maratua P Siregar alias Pak Sanjai (39), Kamis (31/10/2019).
“Korbannya menjadi dua orang, ditemukan sekitar 200 meter dari TKP ditemukannya jasad Maraden Sianipar,” ungkap Kapolsek Panai Hilir, AKP Budiarto.
Adapun identitas korban, lanjut Kapolsek, yakni Maratua P Siregar alias Pak Sanjai (39), warga Sei Berombang.
Sementara itu, menurut keterangan sahabat korban, Budi Saragih, peristiwa ini diduga berawal dari dimenangkannya dinas kehutanan atas lokasi PT SAB/KSU Amelia Dusun VI, Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir.
“Saat itu pula banyak berdatangan kelompok-kelompok yang ingin mendodos sawit di lahan perkebunan kelapa sawit PT SAB, termasuk kelompok Maraden dkk. Begitupun, pihak perusahaan masih mengajukan banding ke pengadilan, karena diduga lahan yang dikuasai PT SAB adalah hutan lindung,” bebernya.
Meskipun banding, lanjut dia, namun kelompok Maraden dkk masuk lagi ke lahan PT SAB hingga akhirnya terjadilah pertengkaran dengan pihak perusahaan termasuk kelompok Maraden dkk.
“Setelah berlanjut, tidak dikasih buah sawit keluar dari kebun dan selanjutnya akses masuk dipalang oleh pihak perusahaan agar tidak ada yang bisa masuk atau keluar dari kebun,” jelasnya.
Selanjutnya, pada Senin (28/10/2019) kemarin, centeng kebun membawa parang dan menjaga palang agar buah tidak keluar. Kemudian, Selasa (29/10/2019) kemarin, Maraden datang ke Berombang, lalu sempat dinasehati oleh temannya yang lain bernama Bintang.
“Jangan lae masuk, orang itu bawa parang. Namun, korban tetap bersikeras untuk masuk ke lahan kebun sembari menjawab biar dia dan Pak Sanjai yang masuk,” bebernya.
Jam 3 sore, Burhan dan Maraden sempat kontak. Dalam pembicaraannya, Maraden meminta agar Bintang pergi ke timbangan dan mengambil uang, sebab buah sawit berhasil dikeluarkannya dari dalam kebun.
“Siap kata si Bintang, terus diambilnya uang itu ke timbangan, gak jauh memang dari tempat orang itu ngopi dengan Pak Burhan,” jelasnya.
Namun, sekira pukul 15.30, Bintang menelpon Maraden sembari ingin mengabarkan bahwa uangnya sudah dia pegang.
“Setengah empat ditelpon, aktif tapi gak diangkat sampai dengan malamnya. Besok paginya, karena mereka duga sudah lain, maka mereka melapor ke Polsek, karena kereta yang dipakai Maraden kan keretanya Pak Burhan, jam 3 sore, terus jam 6 ditemukanlah jenazah Maraden di dalam parit di belakang mess perkebunan itu,” jelasnya.
Malam itu juga, sambung dia, mereka juga berkeinginan mencari Pak Sanjai, tapi karena sudah gelap, akhirnya diurungkan untuk melakukan pencarian.
“Hari ini dicari lagi, akhirnya ditemukan mayat si Sanjai ini, kira-kira sejam yang lalu lah,” tukasnya. (gosumut.com/wd)/tribrata/PE/red
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .