Diduga Berasal dari PKS PT SUJ, Limbah dan Bau Busuk Resahkan Warga Bilah Hilir
Oleh : Radar Medan | 03 Jun 2025, 17:52:51 WIB | 👁 3189 Lihat Sekitar Kita
Keterangan Gambar : Dugaan pencemaran lingkungan yang diduga berasal dari aktivitas Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT SUJ (Sawita Unggul Jaya) menimbulkan keresahan masyarakat di Kecamatan Bilah Hilir, Selasa (3/6/2025).
RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU - Dugaan pencemaran lingkungan yang diduga berasal dari aktivitas Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT SUJ (Sawita Unggul Jaya) menimbulkan keresahan masyarakat di Kecamatan Bilah Hilir, khususnya warga Kelurahan Negeri Baru dan Negeri Lama.
Warga mengeluhkan berbagai dampak lingkungan yang ditimbulkan, mulai dari pencemaran Sungai Bilah hingga bau menyengat dan abu boiler yang masuk ke dalam rumah.
“Bukan cuma limbah cair dan bau busuk, abu boilernya pun sangat mengganggu. Sampai masuk ke rumah. Kami khawatir ini bisa memengaruhi kesehatan anak-anak, terutama pernapasan mereka,” ujar Ruhut Nainggolan, salah satu warga yang ditemui pada Selasa (3/6/2025). Pernyataan Ruhut diamini oleh Siti Maryam Ritonga (35), warga Lingkungan Pintasan, dan Dedi (39), warga Kampung Nelayan, yang turut merasakan dampak serupa.
Sejumlah warga lainnya yang ikut hadir juga menyampaikan keresahan mereka dan berharap pihak perusahaan segera mengambil langkah untuk mengatasi masalah tersebut.
Lurah Negeri Baru, Selamat Sutikno, saat dikonfirmasi menyatakan dirinya belum mengetahui secara langsung keluhan warga, lantaran baru menjabat sekitar satu minggu.
“Saya baru resmi menjabat Lurah Negeri Baru sekitar seminggu. Jadi, saya tahu soal ini justru dari pemberitaan. Sebelumnya, jabatan ini dipegang Pak Soleh,” kata Selamat.
Meski demikian, ia berjanji akan segera berkoordinasi dengan warga dan pihak perusahaan untuk memastikan kondisi di lapangan.
“Kami akan cek langsung ke lapangan, dan melakukan koordinasi yang baik dengan perusahaan agar permasalahan ini mendapat solusi,” tambahnya.
Sementara itu, Soleh, yang sebelumnya menjabat Lurah Negeri Baru, menjelaskan bahwa masa jabatannya hanya berlangsung selama satu bulan. Ia pun merasa belum memiliki cukup waktu untuk menerima atau menindaklanjuti keluhan warga secara menyeluruh.
“Saya cuma sebulan menjabat. Sebelumnya memang Pak Selamat juga sempat menjabat, menggantikan Pak Ulong - panggilan akrab Pak Syarifudin yang sekarang jadi Lurah Negeri Lama,” jelas Soleh kepada wartawan.
Di sisi lain, Kepala Tata Usaha (KTU) PT SUJ, Maya, saat dimintai konfirmasi belum memberikan tanggapan hingga berita ini dikirim ke redaksi.
Warga berharap pemerintah daerah serta pihak terkait segera mengambil langkah konkret guna menyelesaikan persoalan ini, demi menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar.(BS/PE)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .