Cegah Intoleransi & Radikalisme Densus 88 Tanamkan IRET ke Generasi Muda Langkat
Oleh : Radar Medan | 02 Okt 2025, 13:13:04 WIB | 👁 908 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Densus 88 AT Polri melaksanakan kegiatan Vaksinasi Paham IRET (Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme) sekaligus penguatan wawasan kebangsaan di SMA Negeri 1 Salapian, Kabupaten Langkat, pada Rabu (1/10/2025).
RADARMEDAN.COM, LANGKAT – Tim Cegah Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri melaksanakan kegiatan Vaksinasi Paham IRET (Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme) sekaligus penguatan wawasan kebangsaan di SMA Negeri 1 Salapian, Kabupaten Langkat, pada Rabu (1/10/2025).
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai pentingnya menjaga persatuan bangsa dan mencegah masuknya paham-paham yang dapat mengancam keamanan nasional.
Tim Densus 88 tiba di lokasi pada pukul 09.00 WIB dan disambut hangat oleh para guru serta siswa-siswi. Materi pencegahan disampaikan langsung oleh Katim Pencegahan Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri, Ipda Kunto Adi Wibowo, S.H., M.H.
Dalam penyampaiannya, Ipda Kunto menegaskan bahwa pelajar sebagai generasi penerus bangsa harus bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, setiap informasi yang diterima sebaiknya selalu divalidasi melalui sumber yang terpercaya, baik kepada guru maupun orang tua.
Ia juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan yang berlaku, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal. “Jauhi orang-orang yang mencoba mengajak kepada tindakan yang dapat mengganggu ketertiban serta mengancam keamanan negara,” tegasnya.
Selain itu, Ipda Kunto juga mengingatkan agar para pelajar lebih selektif dalam memilih konten di media sosial. “Gunakan media sosial untuk hal-hal yang bermanfaat dan positif, jangan sampai terjebak pada konten negatif yang dapat merusak masa depan,” ujarnya di hadapan para siswa.
Kegiatan berlangsung dengan suasana penuh semangat. Para siswa terlihat antusias mengikuti materi, bahkan aktif bertanya dan berdiskusi mengenai upaya pencegahan penyebaran paham intoleransi dan radikalisme.
Sebagai tindak lanjut, Satgaswil Sumut Densus 88 AT mengajak siswa-siswi SMA Negeri 1 Salapian menjadi duta pencegahan paham IRET di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Harapannya, para pelajar tidak hanya memahami bahaya paham tersebut, tetapi juga mampu menjadi teladan yang menyebarkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air.
Kegiatan edukasi ini sekaligus menjadi bukti komitmen Polri dalam melindungi generasi muda dari pengaruh ideologi berbahaya serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini. Dengan demikian, siswa-siswi diharapkan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan berkontribusi positif bagi bangsa.(R/HM/PE)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .