Canda Bobby Soal Jalan Rusak di Langkat: Naik Mobil Seperti Dikusuk, Kalau Sakit Pinggang Enak
Oleh : Radar Medan | 26 Okt 2024, 08:24:16 WIB | 👁 920 Lihat Langkat
Keterangan Gambar : Bobby Nasution saat di acara deklarasi tim relawan pemenangan Bobby-Surya, di Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Jumat (25/10/2024) sore.
RADARMEDAN.COM, LANGKAT - Calon Gubernur Sumatera Utara nomor urut 1 Bobby Nasution menilai terjadi perubahan yang massif (besar-besaran) di Kabupaten Langkat khususnya jalan menuju Kecamatan Bahorok. Namun, perubahan itu pada hal negatif, bukan sebaliknya.
Hal itu diungkapkan Bobby Nasution saat di acara deklarasi tim relawan pemenangan Bobby-Surya, di Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Jumat (25/10/2024) sore.
Awalnya, Bobby bercerita bagaimana dirinya melewati jalan rusak yang mengarah ke Kecamatan Bahorok, beberapa waktu lalu. Ceritanya, satu tahun lalu, dari Kota Medan hanya butuh waktu 2 jam untuk dia sampai ke kecamatan tersebut. Namun sekarang, hampir 3 jam.
"Kemarin saya datang ke Bahorok, terakhir saya datang tahun lalu, tahun ini kemarin saya datang sama Bang Ondim untuk ketemu sama masyarakat Bahorok," cerita Bobby dihadapan seribuan relawan dan masyarakat, di Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.
"Perubahannya sudah sangat massif sekali di Kabupaten Langkat khususnya di Bahorok. Perubahannya, yang dulu saya bisa nempuh jarak dari Medan ke Bahohorok mungkin 2 jam, rupanya sekarang 2 jam setengah bahkan hampir 3 jam, rupanya perubah yang terjadi bukan lebih bagus, tapi jalannya yang rusak," lanjutnya.
Sambil melempar canda ke masyarakat yang hadir, Bobby mengatakan badannya bergetar saat melintasi jalan tersebut karena kondisi jalan yang rusak parah. Ucap Bobby juga, badannya seperti dikusuk-kusuk.
"Bergetar sana bergetar sini, macam dikusuk-kusuk ya, Bu, kalau lagi sakit pinggang enak naik kendaraan disini," canda Bobby.
Lebih lanjut, suami Kahiyang Ayu ini menyebut pembangunan daerah harus dilakukan dengan cara berkolaborasi serta koordinasi yang kuat antara pemerintah kabupaten/kota, provinsi dan pusat.
Katanya, saat ini perhatian pemerintah pusat terhadap Provinsi Sumatera Utara sudah sangat besar, hal itu harus dapat juga mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Sumut.
"Pembangunan ini, Bu, kalau kita sekolah dari SD, SMP, SMA. Pemerintah juga sama, Bu, ada kabupaten/kota, provinsi, dan pusat. Hari ini sudah bisa kita lihat, contohnya pembangunan jalan tol dari Medan ke Langkat ini sudah bisa kita rasakan, namun keberlanjutan pembangunannya dari provinsi ini harusnya bisa lebih baik lagi," ujar Bobby.
"Masalah infrastruktur yang ada di Sumut ini sudah sangat memperihatinkan, sudah menjadi hal yang dibutuhkan oleh masyarakat. Kita ingin masalah infrastruktur ini bisa cepat diselesaikan dengan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabubapen/kota yang ada di dalamnya," ucapnya lagi.
Sebelumnya, Bobby Nasution telah melakukan kampanyenya di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, pada Selasa, 15 Okober 2024. Di lokasi, dilakukan juga deklarasi komitmen para relawan untuk memenagkan paslon Bobby-Surya itu.(hm/pe)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .