Bupati Simalungun Hadiri Pertemuan Program 3 Juta Rumah, Sumut Dapat 15.000 Unit Subsidi
Oleh : Andrew Panjaitan | 02 Jul 2025, 20:08:07 WIB | 👁 232 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, bersama Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution dan seluruh bupati/wali kota se-Sumatera Utara menghadiri pertemuan dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia (PKP RI), Muruarar Sirait. Pertemuan berlangsung di Wisma Mandiri, Kementerian PKP, Jakarta, Selasa (1/7/2025)
RADARMEDAN.COM, SIMALUNGUN - Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, bersama Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution dan seluruh bupati/wali kota se-Sumatera Utara menghadiri pertemuan dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia (PKP RI), Muruarar Sirait.
Pertemuan berlangsung di Wisma Mandiri, Kementerian PKP, Jakarta, Selasa (1/7/2025). Agenda utama membahas Program 3 Juta Rumah, terutama alokasi rumah subsidi di Sumut.
Kementerian PKP menetapkan 15.000 unit KPR FLPP subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan aparatur sipil negara (ASN) di Sumut. Alokasi tersebut menjadi bagian dari target nasional 350.000 unit rumah subsidi pada 2025. Angka itu tercatat sebagai rekor tertinggi sejak program diluncurkan.
KPR FLPP atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan merupakan program subsidi pemerintah yang membantu MBR membeli rumah pertama dengan bunga rendah dan uang muka ringan.
Sebagai tindak lanjut, Gubsu Bobby Nasution menyambut baik program tersebut. Ia bahkan menginisiasi pembentukan tim monitoring dan evaluasi, sekaligus memastikan penggunaan Bank Sumut sebagai penyalur FLPP.
Bank Sumut juga memberikan fasilitas bebas biaya provisi, notaris, dan administrasi bagi penerima subsidi.
Menteri PKP, Muruarar Sirait, menegaskan peran kepala daerah sangat krusial dalam menyukseskan Program 3 Juta Rumah.
“Kepala daerah tidak boleh hanya fokus pada ASN atau pekerja formal. Masyarakat berpenghasilan tidak tetap, seperti tukang becak dan pedagang, juga harus mendapat akses rumah subsidi,” tegasnya.
Pemerintah pusat menargetkan 350.000 unit KPR subsidi FLPP pada 2025 sesuai arahan Presiden RI, Prabowo Subianto. Jumlah tersebut menjadi capaian tertinggi sejak program berjalan. Untuk tahun anggaran 2026, Menteri PKP bahkan mengusulkan tambahan 500.000 unit rumah subsidi serta renovasi 2 juta rumah tidak layak huni.
Dalam pertemuan itu, dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian PKP, Pemerintah Provinsi Sumut, dan seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Sumut. Acara tersebut disaksikan Kepala BPS.
Pertemuan ini menjadi bukti sinergi pemerintah pusat dan daerah. Langkah itu diyakini mempercepat distribusi rumah subsidi, menghapus biaya administrasi, serta memastikan program menjangkau masyarakat formal maupun informal. (Jait)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .