Bupati Dairi Lakukan Sosialisasi KUR Cluster,Upaya Peningkatan Pertanian di Dairi
Oleh : Radar Medan | 20 Agu 2020, 20:01:19 WIB | 👁 1732 Lihat Daerah
RADARMEDAN.COM,DAIRI - Guna meningkatkan perekonomian di bidang pertanian, Bupati Dairi bersama Kementerian Pertanian, Bank BNI, Asuransi Jasindo dan Karang Taruna serta Petani melakukan sosialisasi KUR cluster dengan Skema Offtaker Pertanian, Rabu (19/8/2020) diruang Rapat Bupati Dairi.
Bupati Dairi, Dr. Eddy Kelleng Ate Berutu menyampaikan kemampuan masyarakat Dairi dalam bertani sudah paham dan pintar namun belum sejahtera. Diakui Bupati, hal tersebut terjadi karena masyarakat Dairi banyak terkendala karena modal untuk mengelola lahan pertanian mereka, sehingga Pemerintah perlu menangani dan membantu petani dalam mengelola pertanian mereka
“Saya yakin untuk mengelola pertanian seperti Jagung dan Kopi, masyarakat Dairi sudah mumpuni, namun selalu terkendala di modal. Setelah panen juga, harga jual mereka selalu murah karena harga produksi jatuh. Hal ini menjadi masalah kita bersama dan harus segera kita tangani. Kita harus hentikan ini sehingga petani tradisional tidak bermasalah pasca panen,” ujarnya.
Ditambahkannya, selanjutnya Pemkab Dairi bersama stakeholder yang terkait akan segera mendampingi petani. Lahan yang tidak produktif akan diproduktifkan kembali dengan skala yang besar sehingga betul-betul mensejahterakan masyarakat.
“Off Taker akan mendampingi masyarakat kita. Kita harus sampaikan kepada masyarakat supaya mari bergegas dan semangat kembali.Kita berupaya mensinergikan pemerintah, petani, pihak swasta, perbankan dan asuransi dalam KUR dengan skema offtaker ini,” tuturnya.
Sementara, Pimpinan BNI Kabanjahe Toggy Simamora menyampaikan dengan adanya KUR akan membantu petani dalam pengelolaan lahan pertanian. Disampaikannya, untuk melakukan peminjaman KUR, petani tidak harus memiliki sertifikat untuk jaminannya
"Ada persyaratan untuk meminjam namun persyaratan tersebut tidak terlalu membebani petani. Sertifikat tidak dibutuhkan, cukup keterangan dari Kades tentang kepemilikan tanah tersebut. Di Dairi hal ini sudah kita lakukan di 10 Desa dengan 20 kelompok tani dan 200 lebih petani. Jika dilihat dari fortofolionya, 3 M lebih sudah kita salurkan dan dipararelkan dengan kartu Tani," jelasnya.
Masih dalam penuturannya, dengan adanya KUR, BNI berharap para petani dapat menambahkan modal sehingga terjadi penguatan ekonomi nasional dan percepatan keuangan Daerah.
"Kita akan membantu petani dengan modal dari KUR sehingga petani terbantu dan bisa mengelola lahan pertanian tanpa modal sendiri namun menggunakan dana KUR," tuturnya.
Perwakilan Kementerian Pertanian Waldeni Marpaung mengatakan tindaklanjut pertemuan ini akan disusun agenda pertemuan agar para penyuluh pertanian mensosialisasikan ke petani melalui kelompok tani untuk menyiapkan syarat-syarat KUR dengan skema offtaker ini.
Acara tersebut turut dihadiri OPD terkait, Perwakilan Asuransi Jasindo, Jajaran BNI Cabang Kabanjahe, Karang Taruna dan para petani.(HM/PR )
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .