Bupati Asahan Gelar Ramah Tamah Bersama Para Pejuang Kemerdekaan
Oleh : Radar Medan | 13 Agu 2020, 15:17:14 WIB | 👁 1735 Lihat Sejarah
Keterangan Gambar : Para pejuang Kemerdekaan menerima cendera mata yang diberikan oleh sejumlah instansi
RADARMEDAN.COM, ASAHAN – Dalam rangka menjalin silaturahmi antar unsur Forkopimda, aparat Pemerintah Daerah dan generasi muda dengan para pejuang di Kabupaten Asahan, Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar ramah tamah dengan para pejuang / perintis kemerdekaan dalam rangka peringatan HUT ke- 75 kemerdekaan RI tahun 2020 di Kabupaten Asahan.
Kegiatan yang bertempat di aula Melati Kantor Bupati Asahan dihadiri oleh Bupati Asahan, Dandim 0208 Asahan, Kapolres Asahan, Danlanal Tanjung Balai Asahan, Perwakilan Kajari Asahan, Perwakilan Pengadilan Negeri Kisaran, Perwakilan Danyon 126/KC, para pejuang Perintis Kemerdekaan dan keluarga Pejuang Perintis Kemerdekaan Kabupaten Asahan, Kamis (13/08/2020).
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asahan, Syamsudin, SH, MM dalam laporannya menyampaikan tujuan dari kegiatan ramah tamah ini adalah untuk merenungkan kembali dan menteladani sejarah perjuangan para pejuang yang telah berkorban untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia dan memberikan pemahaman serta menanamkan semangat nilai-nilai juang kepada generasi penerus bangsa.
"Para pejuang yang diundang pada kegiatan ramah tamah ini sebanyak 150 orang terdiri dari DPC-Legiun Veteran RI Kabupaten Asahan 93 orang, DHC-45 Kabupaten Asahan 41 orang dan Pepabri/Warakawuri Kabupaten Asahan 16 orang, " sebut Syamsudin.
Dikesempatan ini Ketua DPC-Legiun Veteran RI Kabupaten Asahan, Bungaran Tua Pasaribu yang mewakili para pejuang Perintis Kemerdekaan mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Pemerintah Kabupaten Asahan yang telah mengadakan kegiatan ramah-tamah.
"Jangan jadikan acara ini sebagai kegiatan seremonial saja tetapi jadikan kegiatan ini sebagai hubungan untuk mempererat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Asahan dengan para pejuang yang ada di Kabupaten Asahan," ucap Bungaran Tua Pasaribu.
Dia juga mengatakan, dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini, kami tidak pernah memandang perbedaan baik itu suku, agama dan bahasa tetapi dengan adanya perbedaan yang dimiliki ini menjadikan kami semakin kuat untuk memerdekakan Bangsa yang kita cintai ini Indonesia. Mengakhiri sambutannya beliau mengatakan tidak ada pengabdian yang mendua, NKRI harga mati.
"Dalam perjuangan tidak memandang suku agama dan ras yang penting tujuannya sama untuk Indonesia Merdeka," katanya.
Bupati Asahan H. Surya, BSC pada bimbingan dan arahannya mengatakan acara ramah tamah yang kita selenggarakan pada hari ini bertujuan untuk mengenang dan menghormati jasa-jasa para pahlawan/pejuang kemerdekaan serta menanamkan kembali arti pentingnya nilai-nilai kepahlawanan khususnya kepada para generasi muda penerus bangsa. Kita sebagai generasi penerus bangsa harus dapat meneladani nilai-nilai dan semangat perjuangan para veteran untuk meneruskan perjuangan membangun bangsa dan negara yang kita cintai ini.
" Oleh karena itu, tiada kata lain kecuali kita harus menatap kedepan lebih bersatu melangkah bersama meskipun dalam suasana kondisi pandemic covid-19 yang belum diketahui kapan berakhirnya, walaupun demikian cita-cita bangsa dan para pejuang tidak boleh berhenti sampai disini, kita harus melangkah bersama menuju Indonesia maju, " kata Bupati Asahan H.Surya Bsc
Selain itu Bupati Asahan mengatakan dengan segala kerendahan hati saya sampaikan kepada bapak ibu para pejuang, bahwa Insya Allah generasi kami yang sedang mengemban amanah untuk melanjutkan kemerdekaan tentu akan melanjutkan semua apa yang telah ditetapkan landasan-landasannya oleh para Pendiri Republik dan pemimpin-pemimpin terdahulu. Tentu saja setiap zaman mengalami tantangannya sendiri, permasalahan datang dan pergi selalu ada dinamika dan perubahan. Mudah-mudahan kami bisa mengemban tugas yang tidak ringan ini untuk melanjutkan, meneruskan cita-cita perjuangan yang telah dirintis oleh Bapak Ibu. Mudah-mudahan kami dapat mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi dan berhasil mewujudkan cita-cita dan tujuan kemerdekaan.
Menutup bimbingan dan arahannya Bupati Asahan menyadari acara yang dilaksanakan pada hari tidak cukup untuk membalas segala jasa dan pengorbanan yang telah diberikan. Namun, acara ini adalah merupakan bagian dari bentuk penghargaan kami terhadap jasa dan pengorbanan yang telah bapak ibu persembahkan. Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak Bapak Ibu untuk terus berkarya, terus mengabdi bersama kami yang lebih mudah karena kami juga ingin berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara ini.
Pada acara tersebut Bupati Asahan bersama dengan Dandim 0208 Asahan, Kapolres Asahan, Danlanal Tanjung Balai Asahan, Perwakilan Kajari Asahan, Perwakilan Pengadilan Negeri Kisaran, Perwakilan Danyon 126/KC memberikan cinderamata kepada para pejuang Perintis Kemerdekaan. ( Hs/PR )
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .