Buka Festival Wisata, Bupati Samosir Resmikan Situs Parhutaan Ompung Tuan Sorimangaraja
Oleh : Radar Medan | 05 Jul 2021, 21:27:36 WIB | 👁 6575 Lihat Seni & Budaya
RADARMEDAN.COM, SAMOSIR - Bupati Samosir Vandiko T. Gultom membuka Festival Wisata Edukasi Leluhur Batak dan meresmikan Situs Parhutaan Ompung Tuan Sorimangaraja, di Sijambur Mulatoppa, Pusuk Buhit, Kecamatan Pangururan, Senin (5/7).
Festival Wisata Edukasi ini diinisiasi oleh Komunitas Rumahela, yang bertujuan untuk memperkenalkan budaya leluhur batak dan situs-situs bersejarah batak melalui titik nol peradaban bangsa batak yang berada di Pusuk Buhit Samosir. Kegiatan ini mengambil tema “Manjou Mulak Mata Mual” dan dilaksanakan dari tanggal 5-7 Juli 2021.
Acara Festival ini diawali dengan sambutan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno melalui zoom dari kantornya di Jakarta, sekaligus penandatanganan Prasasti Situs Tuan Sorimangaraja oleh Bupati Samosir, Unsur Forkopimda, Pastor dan Komunitas Rumahela.
Sandiaga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan Festival ini dan Peresmian situs Ompung Tuan Sorimangaraja. Menurutnya, situs ini akan menjadi destinasi wisata baru di Kawasan Danau Toba dan juga menjadi wisata leluhur bangsa batak.
Menteri berharap akan banyak pengembangan situs-situs bersejarah di Tanah Batak sebagai penghargaan dan edukasi bagi generasi muda, sekaligus untuk meningkatkan perekonomian bagi masyarakat sekitar.
Bupati Samosir mengucapkan terima kasih kepada seluruh komunitas budaya dan penyelenggaran festival wisata edukasi yang telah bersinergi dalam pemajuan kebudayaan di Kabupaten Samosir yang dikenal sebagai titik nol peradaban bangso batak.
Bupati juga menyampaikan untuk mewujudkan lingkaran Gunung Pusuk Buhit menjadi titik nol peradaban batak dan sebagai wisata budaya internasional yang melestarikan adat istiadat, perlu adanya kerja sama dari seluruh stakeholder sebagai bentuk cinta dan kebanggaan terhadap budaya batak.
Bupati mengajak seluruh putra/putri bangso batak untuk menjadi corong dalam Pusuk Buhit dan Samosir, dengan melakukan penanaman endemik pohon konservasi yang memberi mata air kehidupan.
“Melalui tema ‘Manjou Mulak Mata Mual’ saya mengajak dengan hati kepada semua bangso batak yang berjumlah lebih kurang 6 juta orang di seluruh penjuru dunia, mari kita bangun kampung leluhur kita ini menjadi pusat peradaban sebagai titik nol peradaban bangso batak” tutup Bupati.
Anggota DPR RI yang juga sebagai Pembina Komunitas Rumahela Hinca I.P Panjaitan XIII menyampaikan bahwa Komunitas Rumahela dibangun oleh orang-orang yang mencintai budaya batak. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Samosir, Unsur TNI/Polri, BPODT, Gereja dan seluruh masyarakat Samosir. Terakhir ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai budaya batak dan melestarikan lingkungan.
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .