Bentrokan Dua Ormas di Lahan Eks Perkebunan Deli Serdang, Dua Mobil Terbakar
Oleh : Radar Medan | 09 Apr 2025, 12:39:20 WIB | 👁 976 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Suasana mencekam menyelimuti kawasan eks Perkebunan Nusantara 2, dua unit mobil minibus dan dua sepeda motor dilaporkan hangus dibakar. Rabu siang (8/4/2025).
RADARMEDAN.COM, DELI SERDANG – Suasana mencekam menyelimuti kawasan eks Perkebunan Nusantara 2, tepatnya di simpang Perumahan Anugrah, Desa Tandukan Raga, Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Rabu siang (8/4/2025).
Bentrokan sengit antar dua kelompok organisasi masyarakat pecah di lahan garapan yang kini menjadi lokasi galian C.
Diduga, pemicu utama kericuhan ini adalah perebutan lahan seluas sekitar lima hektar yang dimanfaatkan sebagai lokasi penggalian material.
Lahan tersebut kabarnya menghasilkan tanah urugan yang dijual ke sejumlah proyek infrastruktur di sekitar jalur arteri menuju Bandara Kualanamu.
Informasi yang diperoleh wartawan bentrokan melibatkan ratusan orang yang membawa senjata tajam.
Dalam insiden tersebut, dua unit mobil minibus dan dua sepeda motor dilaporkan hangus dibakar.
Meski demikian, hingga kini belum ada laporan resmi mengenai korban luka ataupun jiwa.
Berdasarkan informasi dari warga sekitar, konflik ini melibatkan dua kelompok besar, yakni Ormas P yang disebut dipimpin oleh seorang pria bernama Hs, dengan sekitar 150 anggota, dan kelompok I di bawah pimpinan RP yang membawa anggota sekitar 40 orang.
"Enggak tahu punya siapa yang dibakar, yang pasti dua mobil dan dua motor sudah hangus terbakar," ungkap seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Sementara itu, muncul pula klaim dari salah satu pihak yang menyatakan bahwa sebagian dari lahan yang diperebutkan seluas 2,6 hektar merupakan milik pribadi seseorang bernama Tonggam.
Pihak kepolisian dari Polresta Deli Serdang dibantu aparat TNI kini masih berjaga ketat di lokasi untuk mengamankan situasi.
Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Risqi Akbar, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Ia menyebutkan bahwa proses penyelidikan dan pendataan masih berlangsung.
“Anggota masih di lapangan, kita masih kumpulkan data dan pantau perkembangan,” ujar Kompol Risqi.
Situasi kini dilaporkan berangsur kondusif meski ketegangan antar kelompok masih terasa.
Warga berharap aparat keamanan bisa segera menuntaskan persoalan ini sebelum konflik melebar lebih luas.(HM/pe)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .