Oleh : Radar Medan | 02 Des 2020, 18:23:43 WIB | 👁 2551 Lihat Politik
RADARMEDAN.COM, Medan - Ulama alumni 212 menyatakan dukungan kepada pasnagan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution dan H. Aulia Rachman dalam Pilkada Serentak, 9 Desember 2020 mendatang.
Menurut salah seorang alumni, H. Irfan Hamidi, dukungan diberikan lantaran yang mengikuti kontestasi saat ini adalah muslim-muslim, tidak ada larangan dalam syariah untuk memilih pasangan muslim-muslim. "Makanya dari sisi ideologi, tidak lagi penting," ucapnya, Rabu (2/12/2020).
Kata dia, komitmen alumni 212 saat ini untuk Kota Medan, lebih cendrung membangun mental dibandingkan fisik infrastruktur. Pembangunan fisik akan dapat terlaksana saat mentalnya telah terbangun.
"Mental umat beragama dulu dibangun. Kalau mental sudah terbangun, artinya membangun fisik lebih mudah. Kalau pada Pilkada yanga lalu-lalu, tidak ada yang berbicara tentang membangun mental manusia. Selalu membicarakan janji-janji fisik, saya akan bangun A, saya akan bangun B. Tapi pada akhirnya tidak terealisasi," papar dia.
Nah, sambungnya, secara pribadi sebagai mantan kawan-kawan 212, Irfan mengaku mendukung Bobby Nasution dalam Pilkada Kota Medan 2020, lantaran melihat program-program yang ditawarkan dalam visi misi sangat cocok.
"Apalagi melihat tempat tinggal saya di Medan Utara, merupakan tempat janji-janji para pemilihan umum, sehingga bisa dikatakan termasuk wilayah keramat. Siapa saja dalam pemilihan menjanjikan Medan utara membangun, namun pada akhirnya masuk sel (penjara)," kata dia.
Makanya, imbuh ustad Irfan, yang terpenting saat ini adalah mempercepat pembangunan kota Medan. Dan langkah awalnya harus dengan pembangunan mental manusia. Karena itulah, Irfan mengaku mendukung pasangan nomor urut 2.
"Apalagi Bobby Nasution adalah menantunya pak Jokowi (Presiden RI). Artinya cenderung dia lebih banyak menyimpan nomor-nomor kontak para menteri yang bisa dihubungi secara by pass (langsung), ketimbang paslon lain. Paslon lain tidak bisa by pass usulan-usulan ke menteri-menteri, pada akhirnya tunggu menunggu dan menjadi janji-janji yang pada akhirnya tidak bisa terealisasi. Kita harapkan, Bobby bisa langsung by pass ke menteri terkait program-programnya untuk membangun Kota Medan," pungkasnya. (MC/SP)PE
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .