Bantu Peningkatan Hasil Tangkapan Nelayan Tradisional, Pemkab Simalungun Gelar Restocking di Danau T

Oleh : Andrew Panjaitan | 17 Des 2025, 19:41:47 WIB | 👁 135 Lihat
Daerah
Bantu Peningkatan Hasil Tangkapan Nelayan Tradisional, Pemkab Simalungun Gelar Restocking di Danau T

Keterangan Gambar : Penebaran benih ikan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, bersama Wakil Bupati Simalungun, Benny Gusman Sinaga, di perairan Danau Toba, Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.


RADARMEDAN.COM, SIMALUNGUN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan menggelar kegiatan restocking atau penebaran benih ikan di perairan Danau Toba. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 17 Desember 2025, sebagai upaya meningkatkan hasil tangkapan nelayan tradisional sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem perairan Danau Toba.

Penebaran benih ikan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, bersama Wakil Bupati Simalungun, Benny Gusman Sinaga, di perairan Danau Toba, Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Rabu, 17 Desember 2025.

Camat Girsang Sipangan Bolon, Viktor Sijabat, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Simalungun atas langkah strategis yang dilakukan. Ia menyebutkan bahwa saat ini perairan Danau Toba hampir didominasi ikan red devil yang dinilai merusak ekosistem.

“Ikan red devil memangsa telur ikan endemik di Danau Toba. Selain itu, ikan ini juga tidak memiliki nilai ekonomi tinggi, hanya sekitar Rp3.000 per kilogram, serta minim peminat di pasar karena dianggap kurang layak konsumsi,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan restocking tersebut dapat menjaga keseimbangan ekosistem perairan Danau Toba dari dominasi ikan red devil, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi nelayan tradisional dan pemancing di kawasan tersebut.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Simalungun, Frengki Purba, menjelaskan bahwa kegiatan restocking bertujuan meningkatkan produksi hasil tangkapan ikan masyarakat, khususnya nelayan tradisional yang saat ini memiliki daya tangkap terbatas.

Menurutnya, penaburan benih ikan dilakukan di lima kecamatan wilayah perairan Danau Toba di Kabupaten Simalungun. Setiap kecamatan mendapatkan benih ikan nila sebanyak 100.000 ekor dan benih ikan mas sebanyak 100.000 ekor.

Adapun lima kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Pamatang Sidamanik, Dolok Pardamean, Haranggaol Horisan, dan Pamatang Silimakuta.

“Dengan adanya penaburan benih ini, diharapkan tercipta keseimbangan populasi antara ikan endemik, ikan red devil, dan ikan invasif lainnya. Selain itu, kami juga mendorong pengembangan industri hilir agar nilai ekonomi sektor perikanan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelas Frengki. Kegiatan ini dibiayai melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan dalam APBD Tahun Anggaran 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menegaskan bahwa kegiatan restocking merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian Danau Toba. Ia juga menyinggung keberhasilan Danau Toba mempertahankan status Green Card Caldera Toba.

“Kita mengetahui ikan red devil memakan telur ikan mas dan nila, serta tidak memiliki nilai jual. Ini menjadi tantangan bagi kita untuk mengelola perairan Danau Toba agar tetap lestari dan memberikan manfaat ekonomi,” kata Bupati.

Ia menambahkan, penaburan benih ikan di lima kecamatan diharapkan dapat meningkatkan populasi ikan dan membantu nelayan tradisional memperoleh hasil tangkapan yang lebih baik. Bupati juga berharap benih yang ditaburkan dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal di perairan Danau Toba.

Salah seorang nelayan Nagori Sibaganding, Evi Manik, menyampaikan harapannya terhadap kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pendapatan nelayan tradisional saat ini sangat minim, bahkan sulit memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“Semoga kegiatan restocking ini dilakukan secara berkesinambungan, sehingga nelayan tradisional bisa mendapatkan hasil tangkapan yang lebih baik dan memberikan manfaat nyata bagi kami,” ucapnya sembari menyampaikan terima kasih kepada Bupati Simalungun.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Simalungun Daniel Silalahi, Kepala Inspektorat Roganda Sihombing, Staf Ahli I TP PKK Ny. Rospita Benny Gusman Sinaga, pengurus Dharma Wanita Persatuan, serta undangan lainnya. (Jait)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas