Abaikan Tembakan Peringatan, Abdi Kembaren Warga Mardinding Didor Polisi
Oleh : Radar Medan | 23 Apr 2020, 12:09:15 WIB | 👁 1652 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Tersangka dan barangbukti diamankan oleh petugas kepolisian Polsek Mardinding
RADARMEDAN COM,KARO- Abaikan tembakan peringatan dari petugas kepolisian, Abdi PS Kembaren (35) warga Lau Pakam Kecamatan Mardinding Kabupaten Karo terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas yang tepat mengenai kaki sebelah kanan dan selanjutnya meringkuk di tahanan Mapolsek Mardinding Tanah Karo.
Pasalnya, pada hari Rabu, (22/04/2020) sekira pukul 21.00 WIB, Abdi disergap Satres Polsek Mardinding saat asyik menikmati minuman tuak di kedai milik Candra Tambunan yang terletak di Lorong Puskesmas Lau Pakam.
Keterangan yang berhasil dihimpun wartawan, sebelum aksi penangkapan dilakukan, tepatnya pukul 20.00 WIB anggota Reskrim Polsek Mardingding Bripka Dipa Sitepu dan Bripka Roy Ginting mendapatkan informasi dari masyarakat yang layak dipercaya tentang adanya seorang laki-laki yang diduga keras ada memiliki, menyimpan, menguasai Narkotika Golongan I dalam bentuk daun ganja kering dan Shabu shabu dan sedang berada salah satu kedai Tuak.
Mendapatkan informasi berharga tersebut, Kanit Reskrim Iptu, Master Gun Surbakti bersama anggotanya Aiptu SF.Sidabutar, Bripka Dipa Sitepu, Bripka Roy Ginting dan Bpriptu Arzusen Ginting langsung bergerak dari Polsek Mardingding untuk mengecek kebenaran informasi dimaksud serta melakukan pengintaian dan melihat seorang pria dengan ciri – ciri seperti yang dilaporkan warga.
Saat dilakukan penyergapan, tersangka kelihatan gugup dan tak berkutik. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan pada bagian tubuh, petugas menemukan 2(dua) bungkus Rokok merek Union, Satu berisikan 2(dua) paket yang diduga Ganja kering dan didalam bungkus lainnya terdapat 12 Paket Shabu shabu didalam plastik putih berklip merah. Setelah dilakukan penimbangan barang bukti, Ganja Kering berat bruto : 15,45 gram dan Shabu shabu berat bruto : 1.04 gram.
Tersangka yang tidak berkutik langsung digelandang Mapolsek untuk dimintai keterangan. Untuk pengembangan jaringan para pelaku pengedar barang haram diwilayah Polsek Mardinding.
Namun diperjalanan, saat akan dilakukan pengembangan hasil penemuan barang haram yang ditemukan, tersangka berusaha melarikan diri.
Tak mau buruannya kabur begitu saja, personil Polisi langsung memberikan tembakan peringatan kearah udara sebanyak tiga kali, terduga Andri tidak mengindahkan peringatan petugas, sehingga petugas langsung mengambil tindakan tegas dan terukur, dengan melakukan penembakan ke arah kakinya.
Dalam kondisi kaki terluka, petugas langsung membawa korban ke Rumah Sakit untuk dilakukan pengobatan dan selanjutnya digelandang ke Mapolsek Mardinding beserta barang bukti.
Kapolsek Mardinding, AKP. Hendra Tambunan melalui Kanitres Iptu. Master Gun Surbakti mengaku sudah mengamankan seorang pelaku penyalah gunaan Narkotika Klas I jenis Ganja dan Sabu-sabu.
“Tersangka berikut barang bukti(bb)sudah kita amankan. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, "kata Master.(RT/RM).
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .