1,8 Ton BBM Bersubsidi Diamankan, Polda Sumut Tangkap Dua Tersangka di Pancur Batu
Oleh : Radar Medan | 27 Mei 2025, 09:05:35 WIB | 👁 871 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara berhasil menggagalkan praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Senin (26/5/2025)
RADARMEDAN.COM, DELI SERDANG - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara berhasil menggagalkan praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.
Dari operasi ini, petugas mengamankan dua orang tersangka bersama barang bukti lebih dari 1.800 liter BBM jenis Pertalite dan Solar, serta satu unit kendaraan yang digunakan dalam aktivitas ilegal tersebut.
Dalam keterangannya kepada media pada Senin (26/5/2025) di Kantor Ditreskrimsus Polda Sumut, Direktur Reskrimsus Kombes Pol Rudi Rifani, S.I.K. menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk keseriusan kepolisian dalam memberantas penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi yang merugikan negara dan masyarakat.
Pengungkapan berawal dari penangkapan seorang tersangka berinisial AM (46), warga Kutalimbaru, yang tertangkap tangan sedang mengangkut BBM jenis Pertalite tanpa dokumen resmi menggunakan mobil pick-up di Jalan Glugur Rimbun, Desa Tuntungan I, Pancur Batu. Dari kendaraan tersebut, polisi menemukan 10 jerigen berisi sekitar 350 liter BBM.
Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap AM, petugas kemudian melakukan pengembangan ke lokasi penyimpanan BBM dan mengamankan tersangka kedua berinisial HSG (37), warga Sei Glugur, Pancur Batu.
Di rumah HSG, polisi menemukan 39 jerigen berisi Pertalite dan 4 jerigen berisi Solar yang seluruhnya merupakan BBM bersubsidi. BBM tersebut diduga diperoleh dari Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) setempat tanpa izin resmi.
Total barang bukti yang berhasil diamankan dari kedua tersangka mencapai lebih dari 1.850 liter. Selain BBM, petugas juga menyita satu unit mobil pick-up Daihatsu Grandmax yang digunakan untuk pengangkutan, serta sejumlah dokumen kendaraan.
Kombes Pol Rudi Rifani menegaskan bahwa tindakan para tersangka jelas melanggar hukum karena tidak memiliki izin usaha niaga maupun izin pengangkutan BBM. Ia menambahkan bahwa penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi sangat merugikan negara dan berdampak langsung kepada masyarakat kecil yang seharusnya menjadi penerima manfaat subsidi.
Saat ini, kedua tersangka telah ditahan di Rumah Tahanan Polisi (RTP) Dittahti Polda Sumut dan tengah menjalani proses hukum lebih lanjut. Keduanya dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang RI Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Ancaman hukuman maksimal dalam pasal ini adalah 6 tahun penjara dan denda hingga Rp60 miliar.
Kombes Rudi Rifani juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam praktik ilegal terkait distribusi BBM bersubsidi dan memastikan setiap aktivitas pengangkutan maupun penjualan dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan pengawasan dan penindakan tegas terhadap setiap pelanggaran di sektor energi di wilayah Sumatera Utara.(hm/PE)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .