Wanita Ditemukan Meninggal di Penatapan Desa Daulu, Ini Dia Ciri-cirinya
Oleh : Radar Medan | 02 Mar 2021, 16:44:32 WIB | 👁 2706 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Wanita yang sering dipanggil Ros br Simanjuntak meninggal dalam kamar warung
RADARMEDAN.COM, KARO - Berdasarkan informasi dari masyarakat yang layak dipercaya atas ditemukannya mayat di Desa Daulu Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo pada hari Selasa tanggal 02 maret 2021, sekira pukul 10.30 WIB di sebuah kamar warung yang sudah tidak ditempati.
Hal ini di sampaikan Kapolsekta Berastagi KOMPOL Lindung Marpaung didampingi Wakapolsekta Berastagi AKP Jokner Malau dan Kanit Reskrim Polsekta berastagi IPDA H.F Marpaung, kanit intelkam Trada Tarigan beserta tim personil Polsekta Berastagi.
Menurut Kapolsekta, bahwa korban panggilan sehari-harinya bernama Ros br Simanjuntak ( tidak ditemukan tanda pengenal atau KTP ), umur 60 tahun, Islam, buruh, alamat sementara di Penatapan Desa Daulu Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo.
"Ciri-ciri korban wajah persegi, rambut lurus, perawakan sedang, tinggi 160 cm, di lengan tangan sebelah kiri ada tato bergambar setir nakhoda kapal dan di lengan tangan sebelah kanan ada gambar love yang bertuliskan anti cinta," imbuh Marapaung.
Menurut Kapolsekta Berastagi KOMPOL L.Marpaung, pada hari Selasa tanggal 02 Maret 2021, sekira pukul 10.00 WIB menerima informasi dari masyarakat penatapan Desa Daulu bahwa ada salah satu warganya meningga dunia di dalam kamar warung penatapan yang sudah tidak dipakai lagi oleh pemilik warung.
Menurut keterangan dari saksi mata Mesra Sinurat Pada hari Selasa tanggal 02 Januari 2021 pukull 10.00 WIB, saat saksi sedang bekerja di penatapan Daulu dan ingin ke toilet yang berada di bawah warung tersebut melihat pintu kamar tempat korban biasa tidur sudah terbuka dan karena sudah 2 hari tidak melihat korban yang biasa setiap pagi duduk di depan warung tersebut saksi pun melihat ke dalam kamar tersebut dan menemukan korban berada di atas tilam dan sudah tidak bergerak.
"Selanjutnya saksi memanggil rekan saksi bernama Juliana br Harahap untuk melihat keadaan korban dan memastikan korban sudah tidak bernyawa dan selanjutnya kedua saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Ustad Masjid yang berada di desa Daulu,"beber KOMPOL Marpaung.
Lanjut Kapolsekta menjelaskan, tidak di temukan adanya tanda tanda kekerasan ataupun luka penganiayaan pada tubuh korban.
"Dimohon kepada masyarakat atau keluarga jika mengetahui kelurga si korban agar menghubungi Polsekta Berastagi kesatuan Polres Tanah Karo dan saat ini sementara korban berada di ruang kamar jenazah RSU Kabanjahe," pungkas Kanit Reskrim Polsekta Berastagi IPDA H.F Marpaung menambahkan. (RT/RM/PR)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .