Wakil Walikota Batam : Ayo Vaksin, Segera Datangi Puskesmas Terdekat
Oleh : Radar Medan | 09 Jun 2021, 18:27:24 WIB | 👁 1344 Lihat Nasional
RADARMEDAN.COM, BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memasifkan langkah untuk mencapai target vaksinasi Covid-19. Untuk mendapatkan layanan vaksinasi gratis ini, masyarakat dapat mendatangi puskesmas terdekat atau menghubungi Posko PPKM di wilayah masing-masing.
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyebutkan, jika sebelumnya terhitung sejak Jumat (4/6/2021) pekan lalu ditargetkan 50 ribu dalam 10 hari. Kini, target tersebut semakin ditingkatkan. Hal ini seriring, keputusan rapat Pemprov Kepri dan pemerintah pusat bahwa kategori penerima vaksin diperluas.
“Penerima vaksin tidak lagi dibatasi dalam tiga kategori seperti yang kita ketahui (tenaga kesehatan, lanjut usia dan pelayanan publik),” ucap Amsakar usai rapat koordinasi di Kantor Walikota Batam, Rabu (9/6/2021) siang.
Ia menyebutkan Batam menargetkan 70 persen atau 600 ribu lebih warga divaksin. Selain karena alasan utama pencegahan Covid-19, capaian vaksinasi 70 persen merupakan syarat penerapan kebijakan sektor pariwisata yakni travel bubble atau gelembung koridor perjalanan.
“Sembari vaksinasi ini terus dilakukan, laporan capaian terakhir yang saya dapatkan bahwa 123 ribu warga Batam telah divaksin,” ungkapnya.
Amsakar meyakini, target vaksinasi di Batam akan tercapai. Bukan tanpa alasan, petugas medis Batam melalui layanan kesehatannya masing-masing sangat intens mewujudkan capaian target ini.
“Dalam sehari Puskesmas kita dapat memvaksin sekitar 250 sampai 300 orang. Di mainland Batam ini ada sekitar 18 puskesmas, itu artinya sehari bisa divaksin 4 ribu hingga 5 ribu orang,” imbuhnya.
Kemampuan ini, belum termasuk vaksinasi yang diikuti paguyuban, pelaku pariwisata maupun badan usaha. “Kalau digabung ini bakal lebih banyak lagi,” ujarnya.
Mendukung vaksinasi ini, tenaga medis dan vaksinator tambahan. Pemprov Kepri bahkan akan membantu tenaga vaksinator sebanyak 70 orang. Sementara upaya lain adalah mengikutsertakan klinik kawasan di kawasan industri untuk melakukan vaksinasi terhadap pekerja.
“Selain masyarakat umum yang divaksin, tenaga kerja juga divaksin. Kami juga sedang mendata tenaga kerja di kawasan-kawasan industri. Tadi di Batamindo 2 ribu lebih pekerja divaksin,” terangnya.
Untuk menyukseskan vaksinasi ini, ia berharap peran semua pihak. Seperti diketahui vaksinasi merupakan salah satu ikhtiar pencegahan Covid-19 selain penerapan prokes.
Untuk diketahui, kini puskesmas di Batam sudah sangat siap melayani vaksinasi. Selain itu masyarakat juga bisa dan PPKM akan mengarahkan lebih lanjut.
Paginya, Amsakar bersafari meninjau langsung proses vaksinasi di sejumlah lokasi. Seperti di Kawasan Industri Batamindo, vaksinasi perkumpulan Teochew Batam, vaksinasi Gojek dan tenant hingga Hiswana Migas. ( Manser / MCB)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .