Terima Audiensi RS Awal Bros, Zakiyuddin Harahap: Jangan Bedakan Pasien Umum dan BPJS
Oleh : Radar Medan | 21 Apr 2026, 17:17:33 WIB | 👁 415 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap saat menerima audiensi dari manajemen RS Awal Bros, di Balai Kota, Selasa (21/4/2026).
RADARMEDAN.COM - Pemko Medan menyambut baik kehadiran Rumah Sakit Awal Bros di Kota Medan. Hal ini tidak hanya membuktikan komitmen Pemko Medan dalam upaya meningkatkan fasilitas kesehatan di ibu kota Provinsi Sumatera Utara, namun juga menjadi bukti iklim investasi di Kota Medan terus tumbuh positif.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap saat menerima audiensi dari manajemen RS Awal Bros, di Balai Kota, Selasa (21/4/2026).
Dalam pertemuan yang dihadiri Direktur RS. Awal Bros, Jimmy Kurniawan beserta jajaranya, Wakil Wali Kota, Zakiyuddin menyampaikan, hadirnya RS Awal Bros di Kota Medan akan menambah pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
"Kami menyambut baik hadirnya RS Awal Bros di kota Medan, langkah ini cukup tepat karena banyak masyarakat Sumut yang berobat ke Medan,"kata Zakiyuddin.
Zakiyuddin juga menambahkan, kehadiran fasilitas kesehatan baru harus pula dibarengi dengan komitmen moral yang kuat. Untuk itu ia berpesan agar RS Awal Bros memberikan pelayanan sepenuh hati tanpa memandang status sosial pasien.
?"Kami meminta agar tidak ada perbedaan perlakuan antara pasien umum dan pasien BPJS Kesehatan. Seluruh masyarakat harus dilayani dengan hati, apalagi Medan sudah menerapkan Universal Health Coverage (UHC), dimana warga hanya cukup menunjukkan KTP untuk mendapatkan layanan kesehatan,"tegas Zakiyuddin.
Dengan semakin lengkapnya fasilitas kesehatan di Kota Medan, Zakiyuddin berharap dapat menekan angka masyarakat yang memilih berobat ke luar negeri.
"RS Awal Bros diharapkan menjadi magnet baru bagi pasien dari dalam dan luar daerah, sehingga dapat mengurangi ketergantungan masyarakat untuk berobat keluar negeri,"harapnya didampingi sejumlah Pimpinan Perangkat Daerah terkait.
Direktur RS Awal Bros, Jimmy Kurniawan menjelaskan, bahwa pembangunan RS Awal Bros di Kota Medan merupakan langkah yang telah direncanakan sejak tahun 2022. Setelah sukses mengoperasikan 11 rumah sakit di wilayah Kepulauan Riau (Kepri), kini RS Awal Bros tengah merampungkan proses perizinan untuk hadir di Medan.
"Dengan jumlah Bed yang mencapai 250, RS Awal Bros direncanakan menjadi pusat layanan unggulan untuk penanganan penyakit-penyakit berat seperti Kanker, Jantung, hingga stroke,"jelasnya.
Jimmy juga memberikan apresiasi kepada Pemko Medan yang sangat mendukung pengembangan fasilitas kesehatan di Kota Medan.
"Visi kami adalah maju bersama pemerintah untuk memberikan standar pelayanan kesehatan terbaik bagi warga Medan,"ungkapnya Jimmy menambahkan.(HM)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .