Syukuran Awal Tahun PGI Tanam Pohon Bersama Gubernur Sumut
Oleh : Radar Medan | 24 Jan 2020, 17:07:37 WIB | 👁 2332 Lihat Umum
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Upaya penghijauan diharapkan semakin genjar dilakukan terutama di kawasan perkotaan. Apalagi Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang mengamanatkan adanya ruang terbuka hijau paling sedikit 30% dari luas wilayah di perkotaan.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi pada acara Syukuran Awal Tahun Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Pembukaan Program Menanam Pohon PGI Wilayah Sumut, di Gedung Chapel PGI Wilayah Sumut, Jalan Selamat Ketaren, Medan Estate, Deliserdang, Jumat (24/1).
“Upaya penghijauan harus terus kita digalakkan. Seperti yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 26/2007, bahwa di satu wilayah kota 30 % harus dihijaukan. Penghijauan ini nantinya berdampak pada kesehatan kita, paru-paru kita,” kata Gubernur.
Penghijauan, kata Gubernur, tidak hanya bermanfaat bagi manusia saja. Namun juga bermanfaat bagi lingkungan dan seluruh makhluk hidup yang ada di dunia. Karena itu seluruh makhluk hidup pastilah mendambakan lingkungan yang hijau dan sehat.
Pada kesempatan itu, Edy Rahmayadi melakukan penanaman bibit pohon Asam Glugur dalam rangka program PGI Wilayah Sumut yang berkaitan dengan lingkungan hidup. Disaksikan Ketua Umum PGI Wilayah Sumut Bishop Darwis Manurung, Anggota DPD RI WTP Simarmata, pimpinan denominasi gereja dan OPD Pemprov Sumut.
Edy Rahmayadi pun mengapresiasi program penghijauan yang dilaksanakan PGI Sumut. Diharapkan kegiatan semacam ini dapat dicontoh oleh organisasi atau kelompok masyarakat lainnya, sehingga Sumut yang hijau dan asri dapat segera terwujud. “Saya setuju sekali saat ini memang diperlukan program-program seperti ini,” ujarnya.
Gubernur juga berpesan kepada seluruh jemaat yang hadir agar saling mengasihi dan menjadi sahabat semua orang. “Mari kita saling mencintai, saling menyayangi, jangan pernah berhenti menjadi sahabat semua orang. Tanpa itu omong kosong Sumut ini akan sejahtera,” pesannya.
Ketua Umum PGI Wilayah Sumut Bishop Darwis Manurung mengatakan program penanaman bibit pohon tersebut dalam rangka memperingati Hari Bumi. Untuk itu PGI wilayah Sumut mengimbau setiap keluarga (jemaat yang tergabung dalam PGI) menanam bibit pohon di lingkungannya.
Darwis juga berharap jemaat yang menggelar acara syukuran atau lainnya agar menanam pohon ataupun menyumbang bibit pohon. “Kami juga berharap apabila ada jemaat yang melakukan acara pemberkatan pernikahan, kelahiran dan lainnya mereka menanam pohon atau paling tidak menyumbang bibit pohon,” kata Darwis.
Program itu dilakukan untuk menjaga lingkungan hidup yang dapat menolong orang banyak. “Ketika kita tidak menjaga lingkungan kita, sebenarnya kita merampas hak hidup orang lain,” ujar Darwis. (HS/PE)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .